RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Dinas Pertanian (Dispertan) Kota Semarang menggelar klinik hewan keliling dan vaksin rabies.
Salah satunya diberikan untuk 25 kucing dan anjing di Halaman Kantor Kecamatan Gajahmungkur, Jumat (11/8).
Salah seorang warga Lempongsari, Lintang, datang sambil menggendong kucingnya bernama Rambo yang berumur 7 bulan. Ia ingin memberikan vaksin untuk kucing kesayangannya tersebut.
"Saya kasihan jika ada kucing jalanan yang tak terurus. Makanya saya rawat," tuturnya.
Ia terbantu dengan klinik hewan keliling ini. Karena banyaknya kucing dan anjing di jalanan tidak terurus, dengan adanya vaksinasi rabies tidak perlu khawatir.
"Kita sangat terbantu dengan vaksin rabies, sehingga tidak perlu takut," katanya.
drh Yusfikriyya Rachima, mengatakan, sengaja memberikan pelayanan vaksinasi rabies, pemeriksaan kesehatan, dan pengobatan hewan kucing dan anjing.
Hewan peliharaan tersebut juga dilakukan pemeriksaan. Seperti pemeriksaan kulit, pencernaan, kutu, dan lainnya.
"Untuk obatnya kita lewat injeksi dan suntik," katanya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, tidak ada temuan rabies. Ada kuota 25 ekor meliputi kucing dan anjing yang divaksin.
Tujuannya untuk mengawal Jawa Tengah bebas rabies, mencegah penyakit menular dari hewan ke manusia dan menjaga kesejahteraan hewan.
Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Anita Natalia, menambahkan saat ini Jawa Tengah bebas rabies.
Ia sangat mengapresiasi pemelihara kucing dan anjing sangat antusias memeriksakan hewannya.
"Kami menjemput bola untuk pelayanan klinik hewan keliling. Untuk 22 Agustus nanti kita ke Gayamsari dan Puskesmas Mijen," tambahnya. (fgr/fth)
Editor : Agus AP