Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Petisi PKK Semarang Tembus 4.092 Dukungan, Pemkot Semarang Buka Suara

A
Penulis: Adennyar Wicaksono❯
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 juta per tahun bakal cair pada akhir Juni 2026.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 juta per tahun bakal cair pada akhir Juni 2026. 

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Petisi terkait keluhan pengurus Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), yang menilai jika padatnya kegiatan harus ditanggung dan dianggap terlalu membebani, akhirnya di tanggapi oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti.

Agustina mengaku akan berkoordinasi dengan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang beserta seluruh pengurus untuk mengetahui persoalan yang melatarbelakangi munculnya petisi tersebut.

Advertisement

"Baru tahu dari media ya terkait petisi itu. Tapi mengenai apa, belum tahu pastinya. Nah kita akan berkordinasi dengan ketua PKK. Seluruh pengurus PKKnya juga akan kita undang mencari pemahaman mengapa sampai ada petisi,"katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (20/10).

Dia menjelaskan, Pemkot bakal mempelajari isi tuntutan sebelum menentukan langkah penyelesaian.

Advertisement

Petisi ini, kata dia, akan dijadikan bahan evaluasi untuk mengetahui dan memetakan keluhan masyarakat terkait beban kegiatan PKK," jelasnya.

Seperti diketahui beredar petisi berjudul "Mendorong Pemkot Semarang Menyederhanakan Kegiatan PKK agar Lebih Efektif & Efisien" ramai mendapat dukungan masyarakat. Petisi yang digagas Farrah Diba tersebut dibuat melalui platform Change.org.

Namun, pelaksanaan kegiatan di lapangan dinilai perlu disesuaikan dengan kondisi masyarakat yang beragam, termasuk ibu bekerja, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), keluarga dengan anak kecil, lansia, serta warga yang memiliki keterbatasan waktu.

Total ada tujuh poin evaluasi kepada Pemkot Semarang dan Tim Penggerak PKK Kota Semarang. Misalnya terkait penyederhanaan pilah sampah, lalu pengumpulan minyak jelantah, pengelolaan taman Toga, penyederhanaan administrasi, penggunaan seragam. 

Kemudian peninjauan beban pengurus dan pembagian tugas program JKN serta posyandu.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Petisi Beban Kerja PKK Semarang Menguat, Lies Siapkan Evaluasi

Petisi Beban Kerja PKK Semarang Menguat, Lies Siapkan Evaluasi

Ketua TP PKK Kota Semarang, Listyati Purnama Rusdiana bakal melakukan evaluasi kegiatan PKK, terkait kritik, saran hingga munculnya petisi terkait beratnya beban yang harus dijalankan para kader di lapangan.

Wali Kota Semarang Agustina Minta OPD Tak Bebani PKK, Minta Lakukan Penyerdehanaan

Wali Kota Semarang Agustina Minta OPD Tak Bebani PKK, Minta Lakukan Penyerdehanaan

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng meminta agar TP PKK tingkat kota untuk lebih menyederhanakan sistem administrasi dan prosedur kegiatan kader. Selain itu dia meminta OPD tidak membebani kerja PKK

Program Alfamart Sahabat Posyandu Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Program Alfamart Sahabat Posyandu Jangkau 8.400 Penerima Manfaat

Alfamart bersama Sweety kembali melanjutkan kolaborasi yang telah berjalan sejak tahun 2023 melalui program Alfamart Sahabat Posyandu pada periode Juli hingga September 2026.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer