
RADARSEMARANG.ID, SEMARANG — Bukan satu atau dua pasangan, Pak Yai dan Bu Nyai di Jawa Tengah bakal “ngunduh mantu” 500 pasang santri dalam satu rangkaian pernikahan massal di Masjid Agung Jawa Tengah.
Program bertajuk “Pak Yai dan Bu Nyai Mantu 500 Pasang Santri” tersebut disiapkan Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah bekerja sama dengan Ditjen Bimas Islam Kementerian Agama RI melalui Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Jawa Tengah.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 08.00 WIB, sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.
Konsepnya bukan sekadar melangsungkan akad nikah, tapi juga memberikan bekal kepada pasangan santri untuk memasuki kehidupan rumah tangga dan membangun keluarga yang mandiri.
“Ide besarnya adalah menghadirkan RMI dan Bimas secara nyata di tengah-tengah kehidupan para santri, bukan hanya dalam bidang pendidikan keagamaan, tetapi juga dalam persoalan kehidupan yang mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan di pesantren,” kata PIC Pak Yai dan Bu Nyai Mantu, KH Sabiq Wafiyuddin atau Gus Sabiq.
Menurut Gus Sabiq, program tersebut berawal dari kepedulian RMI PWNU Jawa Tengah terhadap santri senior yang telah memiliki calon pasangan dan siap memasuki jenjang pernikahan.
Program ini juga terbuka bagi masyarakat umum yang memenuhi ketentuan dan memperoleh rekomendasi dari Pengurus NU, RMI, atau pesantren.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




