Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perubahan Anggaran, Penyertaan Modal BUMD dan Masyarakat Dipangkas

A
Penulis: Adennyar Wicaksono❯
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 juta per tahun bakal cair pada akhir Juni 2026.
Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng menargetkan dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) RT Rp25 juta per tahun bakal cair pada akhir Juni 2026. 

Advertisement

 


RADARSEMARANG.ID, Semarang - Alokasi penyertaan modal yang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dan untuk masyarakat, dalam perubahan anggaran 2026 ini bakal dilakukan pengurangan oleh Pemkot Semarang. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari efisiensi anggaran.

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng mengatakan, penyertaan modal pada 2026 menjadi yang paling kecil dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Advertisement

Agustina menjelaskan, jika pengurangan tersebut salah satunya dilakukan karena sejumlah BUMD dinilai belum membutuhkan tambahan modal dalam jumlah besar. Salah satunya Perumda Air Minum (PDAM) Kota Semarang.

"Seperti PDAM, saya kira belum butuh modal banyak, sehingga kita lakukan pengurangan penyertaan modal," katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, di Balai Kota, Selasa (29/9).

Dia menerangkan, Pemkot Semarang juga mengurangi alokasi penyertaan modal untuk masyarakat. Misalnya untuk koperasi, urun dana untuk masyarakat dan lainnya, dari sebelumnya dianggarkan Rp4 miliar, kini hanya dialokasikan Rp1 miliar.

Advertisement

Agustina menjelaskan, pengurangan itu dilakukan karena dana bergulir yang telah disalurkan melalui BPR BKK dan Bank Jateng masih banyak yang belum terserap oleh masyarakat.

"Dana bergulirnya masih ada banyak di BKK. Kita minta itu dihabiskan dulu. Kalau memang nanti kurang, baru kita tambah lagi," ujarnya.

Menurut Agustina, pada tahun-tahun sebelumnya anggaran dana tersebut kerap disiapkan dalam jumlah besar, namun tidak seluruhnya terserap.

Pemkot kata dia, mendorong agar dana yang masih tersedia di bank penyalur dapat terlebih dahulu dimanfaatkan masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

PAD Seret, Pemkot Semarang Pangkas Anggaran Rp300 Miliar

PAD Seret, Pemkot Semarang Pangkas Anggaran Rp300 Miliar

Pemerintah Kota Semarang, melakukan rasionalisasi anggaran sebesar Rp 300 miliar, untuk mengantisipasi defisit anggaran pada akhir tahun. Hal ini dilakukan karena penerimaan PAD masih cukup rendah.

Pemkot Semarang Jadikan 'Early Warning System' Fondasi Utama Tata Kelola Bersih

Pemkot Semarang Jadikan 'Early Warning System' Fondasi Utama Tata Kelola Bersih

Pemerintah Kota Semarang menegaskan komitmen penuhnya dalam memperkuat sistem pencegahan korupsi yang transparan dan akuntabel.

Semarang Juara Umum, Agustina Siapkan Bonus Rp25,49 Miliar untuk Atlet Porprov

Semarang Juara Umum, Agustina Siapkan Bonus Rp25,49 Miliar untuk Atlet Porprov

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyiapkan anggaran penghargaan sebesar Rp25,49 miliar bagi atlet dan pelatih yang mengantarkan Kota Semarang mempertahankan gelar juara umum Porprov XVII Jawa Tengah 2026

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer