Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muh Haris Bawa Mathla’ul Anwar Jateng Masuk Babak Baru

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Muh Haris dan peserta
Muh Haris dan peserta

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Mathla’ul Anwar Jawa Tengah memasuki babak baru. Dr. H. Muh Haris, M.Si., dipercaya memimpin organisasi tersebut setelah terpilih sebagai Ketua Mathla’ul Anwar Provinsi Jawa Tengah dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) yang digelar di Plaza Hotel Semarang, Sabtu-Minggu (12-13/9).

Terpilihnya Muh Haris menjadi momentum untuk memperkuat kembali konsolidasi organisasi sekaligus memperluas kiprah Mathla’ul Anwar di tengah perubahan dan tantangan masyarakat yang semakin kompleks.

Muh Haris menegaskan, kepemimpinan ke depan tidak cukup hanya membangun organisasi yang kuat secara internal. Mathla’ul Anwar harus mampu menghadirkan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh umat dan masyarakat, terutama melalui pendidikan, dakwah, sosial, dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap Mathla’ul Anwar Jawa Tengah ke depan dapat memberikan dampak yang positif bagi umat dan masyarakat. Amanah ini tentu tidak bisa dijalankan sendiri,” ujar Muh Haris.

Menurutnya, kekuatan Mathla’ul Anwar terletak pada kebersamaan seluruh elemen organisasi. Karena itu, konsolidasi menjadi langkah penting untuk menyatukan potensi pengurus dan kader Mathla’ul Anwar di berbagai daerah di Jawa Tengah.

Advertisement

“Kita ingin membangun Mathla’ul Anwar Jawa Tengah yang semakin solid, maju dan memberikan manfaat. Kita akan mengedepankan semangat kebersamaan serta membuka ruang seluas-luasnya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak,” tegasnya.

Muh Haris juga menilai sejarah panjang Mathla’ul Anwar, khususnya dalam bidang pendidikan dan dakwah, menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan zaman. Namun, pengalaman tersebut harus diterjemahkan menjadi gerakan yang lebih adaptif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat saat ini.

Ketua Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) Dr. KH Jazuli Juwaini, MA, MM, menyampaikan selamat atas terpilihnya Muh Haris. Ia berharap kepemimpinan baru tersebut mampu membawa Mathla’ul Anwar Jawa Tengah semakin maju dan memperbesar kontribusinya bagi umat.

“Selamat dan sukses kepada Pak Muh Haris. Semoga dengan amanah yang diberikan ini dapat membawa Mathla’ul Anwar Jawa Tengah menjadi organisasi yang semakin maju dan bermanfaat bagi umat,” kata Jazuli dalam penutupan Muswil.

Muswil yang diikuti pengurus dan perwakilan Mathla’ul Anwar dari berbagai daerah di Jawa Tengah tersebut pun ditutup dengan semangat kebersamaan. Kepemimpinan Muh Haris diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat organisasi sekaligus menjadikan Mathla’ul Anwar semakin relevan, terbuka, dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Muh Haris, IPHI Jateng Siap Perkuat Pelayanan Haji

Gubernur Ahmad Luthfi Apresiasi Muh Haris, IPHI Jateng Siap Perkuat Pelayanan Haji

IPHI Jateng siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah. Semangat yang diusung adalah “Ngopeni, Ngelakoni” atau merawat dan menjalankan amanah melalui kerja nyata.

Muh Haris: RUU Ketenagakerjaan Harus Menjadi Jawaban atas Gelombang PHK, Ketidakpastian Global dan Masa Depan Pekerja Indonesia

Muh Haris: RUU Ketenagakerjaan Harus Menjadi Jawaban atas Gelombang PHK, Ketidakpastian Global dan Masa Depan Pekerja Indonesia

Muh Haris mengingatkan bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan yang jauh lebih kompleks dibanding saat Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 pertama kali disusun.

Muh Haris: Pembangunan Keluarga Jangan Jadi Korban Efisiensi Anggaran, Masa Depan Bonus Demografi Dipertaruhkan

Muh Haris: Pembangunan Keluarga Jangan Jadi Korban Efisiensi Anggaran, Masa Depan Bonus Demografi Dipertaruhkan

Ia menilai investasi preventif di bidang pembangunan keluarga akan menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang jauh lebih besar dibandingkan biaya yang harus dikeluarkan pemerintah saat ini.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer