Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tebing 4 Meter Ambrol, Longsor Gajahmungkur Semarang Hantam Pemukiman Padat

F

 


Advertisement

LONGSOR: Perangkat Kelurahan Gajahmungkur, Babinsa, PSM, dan warga meninjau lokasi longsor di Jalan Cikurai II RT 05 RW 02, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Senin (29/6). (FIGUR RONGGO WASSALIM)
LONGSOR: Perangkat Kelurahan Gajahmungkur, Babinsa, PSM, dan warga meninjau lokasi longsor di Jalan Cikurai II RT 05 RW 02, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, Senin (29/6). (FIGUR RONGGO WASSALIM)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang  - Bencana tanah longsor kembali mengintai permukiman padat di Kota Semarang. Sebuah rumah kontrakan di Jalan Cikurai II RT 05 RW 02, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur, rusak berat setelah diterjang longsoran tebing, Sabtu (27/6) sekitar pukul 13.15.

Advertisement

Dua kamar tidur jebol diterjang material tanah. Beruntung, seluruh penghuni berhasil menyelamatkan diri meski sempat terjebak kepanikan.

Pantauan Jawa Pos Radar Semarang di lokasi, Senin (29/6), bekas longsoran masih tampak menganga di belakang rumah kontrakan tersebut.

Sebagian badan jalan kampung di atas titik longsor ikut ambles sehingga dipasangi terpal sebagai penahan sementara. Namun, terpal itu tampak robek dan porak-poranda akibat pergerakan tanah yang masih terjadi.

Di bawah lereng, material tanah masih menumpuk menutupi bagian belakang rumah yang rusak.

Sejumlah pekerja Disperkim bersiap membersihkan longsoran, sementara perangkat kelurahan, Babinsa, PSM, dan warga terus memantau kondisi tebing.

Warga juga bergotong royong membersihkan sisa material sembari mengantisipasi longsor susulan karena rembesan mata air dari lereng hingga kini masih terus mengalir.

Longsor diduga dipicu rembesan air dari sedikitnya lima mata air yang berada di lereng atas rumah.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer