
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Jalan Persen Raya di RT 1 RW 6, Kelurahan Sekaran, Gunungpati, tak lagi utuh. Sebagian badan jalan ambles, retak memanjang, menyisakan ruang sempit bagi kendaraan yang nekat melintas. Di jalur penghubung vital itu, warga kini bertaruh dengan risiko setiap hari.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (9/4) pagi, kondisi jalan berada di kontur perbukitan dengan kemiringan cukup tajam. Lebarnya hanya sekitar dua meter. Di sisi luar, tanah penyangga terlihat tergerus, menyisakan tepi yang rapuh.
Sejumlah batu putih dan timbunan tanah tampak diletakkan seadanya, yakni penanganan darurat agar akses tetap terbuka. Tak ada saluran air yang memadai, membuat aliran hujan langsung menghantam badan jalan.
Ruas ini menjadi jalur penting menuju kawasan Tinjomoyo sekaligus alternatif ke kampus Universitas Diponegoro dan Universitas Negeri Semarang. Sejak jalur penghubung rampung, lalu lintas kendaraan meningkat. Namun kondisi jalan justru kian tergerus.
Sariyah, 56, warga setempat, mengatakan kerusakan dipicu hujan deras yang turun tanpa jeda. Tanah yang terus-menerus diguyur air menjadi lembek dan tak mampu menahan beban.
Baca Juga: Jadwal Piala Dunia 2026: Jumat 19 Juni 2026, Lokasi Stadion, Grup, Negara yang Bertanding
"Kalau hujan dua hari terus, langsung longsor. Kemarin itu hujan sehari semalam, malamnya langsung ambles dari atas sampai bawah," ujarnya.
Ia menyebut tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah muncul sebelumnya. Bagian bawah jalan lebih dulu terkikis air, sebelum akhirnya runtuh total. Minimnya drainase memperparah kondisi.
"Air dari atas semua larinya ke sini, tidak ada selokan. Jadi ya terkikis terus," keluhnya.
Diakui, warga pun bergerak sendiri. Jalan ditambal dengan tanah, batu, hingga karung penahan agar kendaraan masih bisa lewat. "Kalau tidak ditambal sendiri, mungkin sudah tidak bisa dilewati," imbuhnya.
Di tengah kondisi itu, harapan warga sederhana, yakni jalan diperbaiki secara menyeluruh, bukan sekadar tambal sulam. Terutama dengan pembangunan drainase agar aliran air tak lagi merusak badan jalan.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




