Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

IPM Kota Semarang Capai 85,80, Bukti Program Pembangunan Berjalan Efektif

R
Penulis: Radar Semarang❯
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng pada Rabu (14/1).
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng pada Rabu (14/1).

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Kota Semarang mencatatkan sejarah dengan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2025 kategori sangat tinggi sebesar 85,80, jauh melampaui rata-rata Jawa Tengah di angka 74,77.


Advertisement

Prestasi ini didukung oleh Angka Harapan Hidup (UHH) yang mencapai 78,72 tahun (78 tahun, 8 bulan), serta Rata-rata Lama Sekolah (RLS) di angka 11,11 tahun, Harapan Lama Sekolah (HLS) di angka 15,58 tahun, dan Pengeluaran Per Kapita (PPP) sebesar 17,40 juta/orang/tahun.

"Capaian IPM yang jauh di atas rata-rata provinsi ini membuktikan efektivitas program kesejahteraan masyarakat yang berjalan dengan baik di Kota Semarang. Kami bangga karena angka harapan hidup 78 tahun ini mencerminkan kota yang semakin sehat dan layak huni bagi semua generasi," ujar Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng pada Rabu (14/1).

Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang juga secara konsisten memperkuat fasilitas kesehatan gratis melalui peningkatan cakupan Universal Health Coverage (UHC) dan mengoptimalkan peran Posyandu Lansia di setiap wilayah.

Advertisement

Langkah ini memastikan bahwa tingginya umur panjang warga Kota Semarang berbanding lurus dengan kebugaran fisik dan akses medis yang mudah dijangkau.

"Kami memastikan layanan kesehatan tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga menjemput bola hingga ke rumah-rumah lansia. Fasilitas publik seperti taman ramah lansia juga terus kami tambah agar kualitas hidup senior tetap terjaga secara mental dan sosial," tambahnya.

Selain sektor kesehatan, pertumbuhan ekonomi yang stabil mendukung daya beli masyarakat sehingga kebutuhan gizi dan pendidikan terpenuhi dengan sangat baik.

Advertisement

Sinergi antara infrastruktur inklusif dan jaminan sosial menjadikan kota Semarang sebagai model kota ramah lansia yang unggul di Indonesia.

"Pencapaian luar biasa pada tahun 2025 ini adalah hasil kerja keras kita bersama dalam membangun ekosistem kota yang manusiawi dan inklusif. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pelayanan agar kesejahteraan ini dirasakan merata oleh seluruh warga hingga usia senja," tutupnya.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wali Kota Agustina Wilujeng Rombak 47 Pejabat Pemkot Semarang, Sejumlah Kepala OPD Bergeser

Wali Kota Agustina Wilujeng Rombak 47 Pejabat Pemkot Semarang, Sejumlah Kepala OPD Bergeser

Sebanyak 47 pejabat eselon II hingga IV Pemkot Semarang, digeser oleh Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng, di Ruang Loka Krida, Gedung Moch Ikhsan, lantai 8, Balai Kota Semarang.

Wali Kota Agustina Siapkan Wajah Baru Simpang Lima, Hadirkan Ruang Publik Modern yang Nyaman, Hijau, dan Ramah Pejalan Kaki

Wali Kota Agustina Siapkan Wajah Baru Simpang Lima, Hadirkan Ruang Publik Modern yang Nyaman, Hijau, dan Ramah Pejalan Kaki

Selama proses pembangunan berlangsung, pedagang kaki lima direlokasi sementara ke shelter di depan eks E-Plaza. Setelah revitalisasi yang ditargetkan selesai pada akhir Desember 2026 rampung, para pedagang akan kembali

Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Wali kota Agustina Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir

Tegaskan Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Wali kota Agustina Perkuat Ekosistem Pangan Aman dari Hulu hingga Hilir

Program seperti Pak Rahman, Kempling Semar, hingga layanan pengujian pangan keliling menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan rantai pangan berjalan dengan baik, aman, dan menjangkau seluruh lapisan masy.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer