Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Damkar Salatiga Ikut Padamkan Kebakaran Oven Kayu di Sugihan Tengaran

Dhinar Sasongko • Rabu, 18 Maret 2026 | 09:15 WIB

Damkar Salatiga membantu penanganan kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan oven pengering kayu di wilayah Rekesan RT 22 RW 04, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2).
Damkar Salatiga membantu penanganan kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan oven pengering kayu di wilayah Rekesan RT 22 RW 04, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Selasa (17/2).

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA — Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Salatiga membantu penanganan kebakaran yang terjadi di sebuah bangunan oven pengering kayu di wilayah Rekesan RT 22 RW 04, Desa Sugihan, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, pada Selasa (17/3/2026) malam.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran, Ponco Hasan Margono, menjelaskan bahwa laporan kejadian diterima pada pukul 18.08 WIB dari seorang warga bernama Jumar.

Petugas kemudian segera diberangkatkan dua menit setelah laporan masuk dan tiba di lokasi pada pukul 18.25 WIB setelah menempuh jarak sekitar 15 kilometer.

“Setelah menerima laporan, tim langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan upaya pemadaman serta pendinginan,” ujar Ponco.

Objek yang terbakar merupakan bangunan oven kayu berukuran sekitar 5 x 6 meter milik Joko Sumantri, 43.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh panas berlebih di dalam bangunan oven yang menyebabkan kayu di dalamnya mengalami penyalaan.

Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 20.00 WIB dan dilanjutkan dengan pendinginan guna mencegah potensi kebakaran susulan.

Seluruh petugas kemudian kembali ke markas komando pada pukul 20.30 WIB.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kerugian material masih dalam tahap perhitungan.

Dalam penanganan ini, Damkar Kota Salatiga mengerahkan satu unit kendaraan pemadam.

Selain itu, pemadaman juga melibatkan sejumlah pihak, antara lain petugas Damkar Kabupaten Semarang, serta personel gabungan lainnya.

Untuk mendukung operasi pemadaman, petugas melakukan pengisian air sebanyak 5.000 liter dari PDAM Sukowati.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan oleh petugas meliputi pencatatan laporan, mendatangi tempat kejadian kebakaran (TKK), melakukan pemadaman dan pendinginan, serta dokumentasi.

Ponco mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan alat atau bangunan yang berpotensi menimbulkan panas berlebih guna mencegah kejadian serupa.

“Keselamatan harus menjadi prioritas, terutama pada aktivitas yang melibatkan panas tinggi seperti oven kayu,” pungkasnya.(sas)

Editor : Tasropi
#KEBAKARAN #Damkar Kota Salatiga