Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Resmi Berganti Nama, RSUD Kota Salatiga Kini Jadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo

Dhinar Sasongko • Selasa, 3 Maret 2026 | 14:28 WIB

Pemkot Salatiga resmi mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, Selasa (3/3).
Pemkot Salatiga resmi mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, Selasa (3/3).

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Pemerintah Kota Salatiga resmi mengubah nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, Selasa (3/3).

Peresmian dilakukan langsung oleh Wali Kota Salatiga, dr Robby Hernawan, SpOG di halaman parkir rumah sakit dan dihadiri jajaran Forkopimda, pejabat Pemkot, pimpinan rumah sakit, BPJS, perbankan, akademisi, hingga keluarga ahli waris almarhum dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo.

Perubahan nama ini menandai babak baru transformasi layanan kesehatan di Kota Salatiga.

Wali Kota menegaskan, pergantian identitas bukan sekadar rebranding administratif, tetapi bentuk penghormatan atas jasa besar dr. Soebarkat dalam sejarah pelayanan kesehatan daerah.

“Penggunaan nama ini adalah hasil partisipasi publik yang transparan. Dari 5.713 suara yang masuk melalui polling terbuka pada Januari lalu, nama dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo memperoleh dukungan tertinggi sebanyak 2.235 suara. Ini bukti kuat adanya ikatan batin masyarakat dengan beliau,” tegas Robby.

Sebagai rumah sakit berakreditasi Paripurna dan berstatus Tipe B Pendidikan, RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo dituntut menjadikan identitas baru ini sebagai momentum peningkatan kinerja.

Wali Kota menekankan, perubahan nama harus dibarengi perubahan etos kerja.

“Jangan hanya papan namanya yang baru, tetapi semangat kerja juga harus baru. Integritas dan dedikasi dr. Soebarkat harus menjadi inspirasi dalam memberikan pelayanan yang humanis, cepat, tepat, dan penuh empati,” ujarnya.

Direktur RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo, dr. Ita Rima Rahmawati, Sp.Rad (K) PRP, menambahkan bahwa transformasi ini menjadi simbol komitmen rumah sakit meninggalkan pola birokrasi kaku menuju pelayanan modern berbasis digital.

“Kami ingin pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman. Budaya 5S—Senyum, Sapa, Salam, Sopan, dan Santun—harus hidup dalam setiap interaksi petugas dengan pasien. Nama besar dr. Soebarkat adalah marwah yang harus kami jaga,” jelasnya.

Suasana haru menyelimuti acara saat Wali Kota menyerahkan piagam penghargaan dan cinderamata kepada keluarga ahli waris dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo. Penayangan video profil almarhum semakin menguatkan makna historis perubahan nama tersebut.

Tak hanya seremoni, peluncuran identitas baru ini juga dirangkaikan dengan kick off “RSUD dr. Soebarkat Fun Run 2026”.

Puncak kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026, dengan dukungan penuh Forkopimda yang turut menandatangani official jersey sebagai simbol kebersamaan.

Prosesi diakhiri dengan pemotongan pita dan sesi foto bersama di depan tulisan akrilik baru RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo.

Mengusung slogan Tripel S (Salatiga, Sehat, dan Sembuh), rumah sakit ini menegaskan komitmennya menjadi pusat layanan kesehatan yang profesional, modern, dan membanggakan.

Perubahan nama RSUD Kota Salatiga menjadi RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo bukan hanya soal identitas, tetapi tentang arah baru pelayanan kesehatan yang lebih progresif dan berorientasi pada masyarakat.(sas)

Editor : Tasropi
#RSUD #Robby Hernawan