RADARSEMARANG.ID, SALATIGA - Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Salatiga membuktikan kualitas mutu akademik.
Berlokasi di Ruang Rapat Utama Gedung Ahmad Dahlan, Kampus 3, prodi unggulan ini menjalani Asesmen Lapangan (AL) oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK), Jumat (6/2). Agenda ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari.
Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin Baidhawy, M.Ag., menyebut akreditasi merupakan manifestasi transformasi menuju World Class University.
"Saat ini, rekognisi kita telah kokoh di level Asia Tenggara. Proyeksi besar pada 2045 mencakup ekspansi intelektual serta terobosan mendunia di tiga benua. Asesmen ini instrumen refleksi strategis memetakan keunggulan kompetitif sekaligus mengidentifikasi aspek akselerasi," tegasnya.
Ia mengimbuhkan, keindahan visual Kampus 3 menjadi pendukung utama atmosfer akademik. Arsitektur modern berpadu lanskap Gunung Merbabu dan Telomoyo dirancang menciptakan ekosistem kontemplasi.
"Udara murni dan lingkungan tenang menjadi kunci lahirnya kejernihan berpikir para mahasiswa," tambahnya.
Dekan FTIK UIN Salatiga, Prof. Dr. Rasimin, M.Pd., menggarisbawahi distingsi fakultas berpijak pada nilai humanisme. FTIK melampaui pengejaran kompetensi teknis-pedagogis semata.
"Kami memegang teguh filosofi 'Mendidik dengan Hati, Berprestasi Tiada Henti'. Guru merupakan arsitek jiwa. Pendekatan humanis-religius mengakar dalam interaksi dosen dan mahasiswa. Kami optimistis PGMI meraih hasil paripurna," jelas Prof. Rasimin.
Ketua Prodi PGMI S1, Wulan Izzatul Himmah, S.Pd., M.Pd., telah menyiapkan strategi matang berbasis budaya mutu. Ia menekankan pentingnya siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) secara substantif.
"Narasi LED kami susun menggunakan analisis kritis tajam. Inovasi kurikulum lahir dari hasil evaluasi integratif, terutama dalam membumikan nilai Green Wasathiyah," ungkap Wulan.
Tim Asesor LAMDIK mengapresiasi sambutan hangat sivitas akademika. Dr. Udi Budi Wibowo, M.Pd. (UNY) menyebut kehadirannya guna memvalidasi 'potret' tertulis prodi.
"Tugas kami melakukan verifikasi lapangan atas narasi kualitatif dan data kuantitatif. Kami menelaah objektif keselarasan data rasio dosen serta prestasi mahasiswa dengan realitas lapangan guna memastikan standar mutu terjaga," paparnya.
Sementara itu, Dr. Mardhatillah, M.Pd. (UNM) menambahkan, aspek paling krusial mencakup wawancara pemangku kepentingan.
"Kami menggali testimoni mahasiswa, alumni, hingga pengguna lulusan. Kami ingin memastikan lulusan PGMI UIN Salatiga memiliki integritas, etika kerja, dan daya saing unggul di tengah masyarakat," pungkasnya.(sas)
Editor : Tasropi