RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga sukses menggelar Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-53 dan Wisuda ke-3 di Gedung Auditorium dan Student Center Kampus III Sabtu (29/7).
Turut diresmikan dua gedung baru. Yakni Gedung Auditorium dan Student Center Prof. Dr. H. Achmadi untuk mengenang Ketua pertama STAIN Salatiga sekaligus pengembang UIN Salatiga.
Kemudian gedung perkuliahan FEBI K.H. Zubair Umar Al Jaelani. Nama tersebut berasal dari ulama asal Salatiga yang juga merupakan rektor pertama IAIN Walisongo.
Keluarga dari kedua tokoh tersebut menaruh harapan, nama tersebut menjadi sumber spirit kemajuan UIN Salatiga.
Putra pertama Prof Dr Achmadi berharap penamaan gedung perkuliahan FEBI dengan nama ayahnya dapat menularkan semangat dalam menebar kebaikan.
Hj. Rosidah, perwakilan dari keluarga KH. Zubair Umar Al-Jaelani ingin perjuangan yang telah dimulai oleh KH. Zubair dapat diteruskan.
"Perjuangan tersebut harus diteruskan supaya UIN Salatiga semakin maju," katanya.
Rektor UIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy mengatakan, kampus terus mendorong mahasiswa dalam berkarya.
Dukungan tersebut agar para mahasiswa bisa meraih prestasi tertinggi di bidang akademik dan non-akademik.
"Untuk itu kami kembangkan berbagai fasilitas fisik sekaligus pengembangan kompetensi SDM," terang Zaky.
Ia memandang, kemajuan UIN Salatiga semakin tampak nyata dengan meraih berbagai capaian.
Capaian tersebut juga tak lepas dari dukungan semua pihak hingga menjadi kampus sebesar sekarang. Apalagi kini dilengkapi dengan program studi sains dan teknologi.
"Kita buka jurusan baru diantaranya Teknologi Informasi, Bisnis Digital, Sains Data, serta Perpustakaan dan Sains Informasi,” tambahnya. (mia/fth)
Editor : Baskoro Septiadi