Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muaythai Salatiga Meledak, Target Empat Emas Malah Bawa Pulang Lima

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Atlet Muathay Kota Salatiga berada di peringkat pertama saat pemberian medali
Atlet Muathay Kota Salatiga berada di peringkat pertama saat pemberian medali

Advertisement

 

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Kontingen Muaythai Kota Salatiga membuat kejutan di ajang Porprov XVII Jawa Tengah 2026. Dibebani target empat medali emas, para fighter Kota Hati Beriman justru melampauinya dengan mengemas lima emas, lima perak, dan empat perunggu.

Total 14 medali berhasil dibawa pulang. Hasil tersebut sekaligus menunjukkan Muaythai Salatiga tak sekadar memenuhi target, tetapi mampu melampaui ekspektasi yang dipasang sebelum pertandingan.

Advertisement

Lima emas Salatiga datang dari nomor Muay Boran putra melalui Ray Isa Cipta Handal dan Ray Pandapotan Sitorus. Dari Muay Boran putri, emas dipersembahkan Varriha Ulyana dan Anisa Berlian.

Tiga emas lainnya lahir dari nomor fight. Nasyifa Endar Apriliana menjadi yang terbaik di kelas -43 kg, Abraar Frizky Eka Mulyana merebut emas kelas 67 kg, sedangkan Ray Isa Cipta Handal kembali menunjukkan kualitasnya dengan menjadi juara kelas 75 kg.

Advertisement

Pelatih Muaythai Salatiga, Yusuf Susilo, mengakui capaian tersebut melebihi target yang dipatok. Sejak awal, timnya membidik empat emas. Namun, kerja keras atlet selama persiapan akhirnya terbayar dengan tambahan satu emas.

“Target kami sebenarnya empat emas. Ternyata anak-anak bisa memberikan lebih dengan meraih lima emas. Ini tentu sangat membanggakan,” kata Yusuf.

Selain lima emas, Salatiga juga merebut lima perak. Masing-masing melalui Ray Isa Cipta Handal dan Anisa Berliana di nomor Wai Kru, Septian Naafiantoro kelas 45 kg, Itsbatul Husna kelas 45 kg, serta Anisa Berliana kelas 57 kg.

Empat medali perunggu melengkapi pesta medali Muaythai Salatiga. Medali tersebut diraih Dimas di kelas 48 kg, Egi kelas 57 kg, Wahyu Agung kelas 51 kg, dan Malik kelas 54 kg.

Yusuf optimistis prestasi Muaythai Salatiga masih bisa terus melesat. Apalagi, capaian lima emas tersebut menjadi bukti bahwa atlet-atlet Salatiga memiliki kemampuan bersaing dan bahkan melampaui target yang diberikan.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Porprov Jateng 2026 Berakhir, Lima Daerah di Kedu Raya Disiapkan Jadi Tuan Rumah 2030

Porprov Jateng 2026 Berakhir, Lima Daerah di Kedu Raya Disiapkan Jadi Tuan Rumah 2030

Porprov Jateng 2026 Berakhir, Lima Daerah di Kedu Raya Disiapkan Jadi Tuan Rumah 2030

KONI Semarang Minta Kematian Atlet Pencak Silat Usai Berlaga di Porprov Jateng Diusut Tuntas

KONI Semarang Minta Kematian Atlet Pencak Silat Usai Berlaga di Porprov Jateng Diusut Tuntas

KONI tidak ingin berspekulasi mengenai penyebab kematian Ayudiah sebelum ada penjelasan resmi dari pihak berwenang. Ia menyerahkan proses penelusuran lebih lanjut kepada kepolisian.

Ayudiah Atlet Silat Porprov Jateng Meninggal di Primaya Hospital Semarang, Begini Kronologi Versi RS

Ayudiah Atlet Silat Porprov Jateng Meninggal di Primaya Hospital Semarang, Begini Kronologi Versi RS

dr Aditya juga menjelaskan, operasi dilakukan menggunakan anestesi umum atau bius total. Setelah operasi selesai, Ayudiah langsung sadar penuh dan dapat berkomunikasi dengan tim medis.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer