Dinamika Dunia Kerja Di Salatiga, 531 Terserap tetapi ada 175 Pekerja Ter-PHK

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Serapan tenaga kerja di Kota Salatiga cukup tinggi. Hingga September 2026, sebanyak 531 pencari kerja berhasil mendapatkan pekerjaan. Namun, di sisi lain, 175 pekerja dari 15 perusahaan justru harus kehilangan pekerjaan akibat pemutusan hubungan kerja (PHK).
Data Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Salatiga mencatat, sepanjang Januari-September terdapat 759 pencari kerja yang terdaftar. Sebanyak 531 orang di antaranya berhasil ditempatkan atau terserap ke dunia kerja.
Artinya, sekitar 70 persen pencari kerja yang terdaftar sudah mendapatkan pekerjaan. Masih ada 228 orang yang belum terserap.
Plt Kepala Disperinaker Kota Salatiga Henny Mulyani mengatakan, penempatan tenaga kerja terus didorong dengan mempertemukan pencari kerja dan kebutuhan perusahaan.
“Dari jumlah tersebut, sebanyak 531 orang berhasil ditempatkan atau memperoleh pekerjaan,” kata Henny, Rabu (21/10).
Namun, angka penyerapan tersebut masih dibayangi PHK. Sepanjang 2026, sebanyak 175 pekerja dari 15 perusahaan tercatat kehilangan pekerjaan.
Kondisi itu menunjukkan tantangan pasar kerja Salatiga bukan hanya membuka pintu pekerjaan baru. Tetapi juga menjaga agar pekerja yang sudah terserap tidak kembali kehilangan pekerjaan.
Di sisi lain, kantong pengangguran masih cukup besar. Berdasarkan Sakernas BPS Agustus 2025, tercatat 4.203 penganggur dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) 3,67 persen. Angka 2026 belum tersedia karena hasil Sakernas tahun ini belum dirilis.
Pengangguran tersebut didominasi kelompok usia muda. Sebanyak 2.428 orang berusia 15-24 tahun. Sedangkan berdasarkan pendidikan, lulusan SMK menjadi kelompok terbesar dengan 1.956 orang, disusul lulusan perguruan tinggi sebanyak 1.424 orang.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




