Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kuliah Cepat, Prestasi Tinggi Warnai Wisuda UIN Salatiga

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Kampus UIN Salatiga
Kampus UIN Salatiga

Advertisement

 
RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Kuliah tak harus lama untuk meraih prestasi. Hal itu tergambar dalam Wisuda ke-13 Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga. Sejumlah lulusan mampu menuntaskan pendidikan dalam waktu relatif singkat dengan capaian akademik tinggi.

Pada program magister, misalnya, masa studi tercepat tercatat hanya 1,9 tahun. Sedangkan lulusan sarjana tercepat menyelesaikan pendidikan dalam 3,6 tahun. Untuk program doktor, masa studi tercepat mencapai 3,2 tahun.

Ketua Panitia Wisuda ke-13 UIN Salatiga Prof. Miftahuddin mengatakan, wisuda kali ini diikuti 591 lulusan dari jenjang sarjana, magister, dan doktor.
“Dari sisi akademik, rata-rata IPK lulusan program sarjana mencapai 3,74, magister 3,86, dan doktor 3,84,” kata Prof. Miftahuddin dalam laporan panitia, Sabtu (3/10).

Advertisement

Capaian IPK tertinggi juga tergolong tinggi. Lulusan program sarjana dan magister sama-sama mencatat IPK tertinggi 3,95. Sementara IPK tertinggi program doktor mencapai 3,92.

Rata-rata masa studi lulusan program sarjana mencapai 4,6 tahun. Program magister 2,2 tahun, sedangkan program doktor rata-rata ditempuh dalam 3,5 tahun.

Advertisement

Dari 591 wisudawan, sebanyak 159 orang atau 27 persen merupakan laki-laki. Sedangkan 432 orang atau 73 persen merupakan perempuan.
Para wisudawan berasal dari berbagai fakultas.

Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan menyumbang lulusan terbanyak dengan 192 orang, disusul Fakultas Syariah 103 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 98 orang, Fakultas Dakwah 93 orang, serta Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Humaniora 83 orang.

Selain capaian akademik, panitia juga mencatat usia wisudawan termuda. Pada jenjang sarjana, wisudawan termuda berusia 20,6 tahun. Untuk magister 23,5 tahun dan doktor 27,4 tahun.

Prof. Miftahuddin menyebut, Wisuda ke-13 juga menambah panjang catatan lulusan UIN Salatiga. Sejak masih berstatus Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo di Salatiga hingga sekarang, institusi tersebut telah meluluskan 30.171 orang.

Wisuda ke-13 menjadi momentum bagi ratusan lulusan untuk melanjutkan kiprah setelah menyelesaikan pendidikan. Capaian masa studi dan prestasi akademik menjadi bagian dari catatan perjalanan mereka sebelum memasuki dunia profesional dan pengabdian di masyarakat.

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Wali Kota Robby: Humor Bisa Jadi Perekat Keberagaman

Wali Kota Robby: Humor Bisa Jadi Perekat Keberagaman

humor dapat membuat komunikasi lebih cair, tetapi tetap membutuhkan batas etika. Kebebasan berekspresi tidak boleh menjadikan individu atau kelompok lain sebagai sasaran penghinaan.

Ngaji Kebudayaan dan Gamelan Orkestra Buka Semangat Mahasiswa Baru UIN Salatiga 2026

Ngaji Kebudayaan dan Gamelan Orkestra Buka Semangat Mahasiswa Baru UIN Salatiga 2026

Gunakan masa empat tahun dengan maksimal. Waktu tersebut akan terasa lama apabila tidak dimanfaatkan dengan baik, tetapi akan terasa lebih cepat apabila dapat dimanfaatkan untuk menunjang akademik,” ujarnya.

Salatiga Jadi Titik Konsolidasi Doktor PAI, Siapkan Lompatan Menuju Panggung Global

Salatiga Jadi Titik Konsolidasi Doktor PAI, Siapkan Lompatan Menuju Panggung Global

Wakil Rektor I Bidang Akademik UIN Salatiga, Prof. Dr. Miftahuddin, M.Ag., menegaskan Program Doktor PAI harus menjadi pusat lahirnya gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab tantangan zaman, bukan sekadar penyelenggara

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer