
RADARSEMARANG.ID, Magelang – UIN Salatiga mulai mengintegrasikan sistem perencanaan dan penganggaran untuk tahun anggaran (TA) 2027. Langkah ini dilakukan untuk meninggalkan pola perencanaan yang sebelumnya masih berbasis dokumen manual.
Pembenahan sistem tersebut dibahas dalam Workshop Koordinasi, Sinkronisasi dan Penyusunan Anggaran UIN Salatiga TA 2027 di Magelang.
Sekretaris panitia kegiatan, Yusuf Ismail, mengatakan Tim Perencanaan saat ini sedang membangun sistem terintegrasi. Prosesnya dimulai dari perencanaan strategis.
“Dulu berbasis dokumen manual, sekarang memulai dari perencanaan strategis,” kata Yusuf.
Menurut dia, seluruh dokumen yang menjadi dasar perencanaan kegiatan harus tersedia di UIN Salatiga. Sistem tersebut tidak hanya digunakan untuk menyusun rencana, tetapi juga memantau pelaksanaan dan melakukan evaluasi.
“Tidak hanya merencanakan tetapi juga melakukan monitoring dan evaluasi,” ujarnya.
Workshop tersebut ditargetkan menghasilkan draft perencanaan yang terkoordinasi. Setiap unit juga harus menyusun rancangan final sebagai dasar program dan anggaran TA 2027.
Rektor UIN Salatiga Prof Zakiyuddin Baidhawy mengatakan perencanaan penganggaran harus dilakukan seefektif mungkin. Anggaran harus disusun berdasarkan kebutuhan dan target strategis universitas.
Untuk 2027, UIN Salatiga menetapkan lima agenda prioritas. Pertama, penguatan mutu pendidikan dan daya saing.
Kedua, kemandirian fiskal dan optimalisasi Badan Layanan Umum (BLU). Ketiga, transformasi tata kelola digital.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




