Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Genjot Exit Tol Pattimura, Pemkot Bidik Lompatan Ekonomi Baru

D
Penulis: Dhinar Sasongko❯
Penandatanganan kontrak antar PT Trans Marga Jateng dan PT Adhi Karya, serta disaksikan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, jajaran Forkopimda, DPRD, hingga pemangku kepentingan terkait di Ruang Rapat Teak Tree, Rabu (1/4).
Penandatanganan kontrak antar PT Trans Marga Jateng dan PT Adhi Karya, serta disaksikan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, jajaran Forkopimda, DPRD, hingga pemangku kepentingan terkait di Ruang Rapat Teak Tree, Rabu (1/4).

Advertisement

RADARSEMARANG.ID, SALATIGA, Radar Semarang – Pemerintah Kota Salatiga mulai menggeber realisasi pembangunan Exit Tol Patimura sebagai pintu baru penggerak ekonomi daerah.

Proyek strategis ini resmi memasuki tahap awal setelah penandatanganan kontrak jasa pemborongan dan pengawasan teknik pembangunan On/Off Ramp Pattimura di ruas Tol Semarang–Solo tahun 2026.

Penandatanganan kontrak berlangsung di Ruang Rapat Teak Tree, Rabu (1/4). Kegiatan tersebut melibatkan PT Trans Marga Jateng dan PT Adhi Karya, serta disaksikan Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, jajaran Forkopimda, DPRD, hingga pemangku kepentingan terkait.

Advertisement

Wali Kota Robby Hernawan menegaskan, pembangunan akses tol baru itu menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas wilayah. Menurutnya, keberadaan On/Off Ramp Pattimura tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru.

“Ini bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan konektivitas, efisiensi distribusi, serta membuka peluang investasi yang lebih luas,” ujarnya.

Advertisement

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, Rajudi, menambahkan bahwa proyek tersebut memiliki dampak multidimensi. Tidak sekadar menghadirkan infrastruktur jalan, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai peluang pengembangan kawasan.

“Pembukaan akses Tol Pattimura ini bukan hanya soal jalan baru, tetapi membuka akses terhadap peluang ekonomi yang lebih besar,” katanya.

Selain kontraktor utama, proyek ini turut melibatkan konsultan teknik, termasuk PT Seecons. Keterlibatan berbagai pihak ini menjadi bukti sinergi dalam percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Kota Salatiga.

Dengan dimulainya proyek tersebut, Salatiga diharapkan mampu menangkap peluang investasi baru sekaligus mendorong tumbuhnya kawasan ekonomi di sekitar akses tol. Pemerintah optimistis, Exit Tol Patimura akan menjadi katalis peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam jangka panjang. (sas)

Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar SemarangIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Putra Salatiga Tembus Timnas U-15! Rega Bawa Nama Indonesia Berlaga di Azerbaijan

Putra Salatiga Tembus Timnas U-15! Rega Bawa Nama Indonesia Berlaga di Azerbaijan

Robby mengaku bangga karena ada putra daerah yang mampu menembus skuad Garuda dan membawa nama Indonesia di kompetisi dunia.

Gebrakan Baru Perumda Air Minum Salatiga: Logo Berganti, Pelayanan Digenjot

Gebrakan Baru Perumda Air Minum Salatiga: Logo Berganti, Pelayanan Digenjot

Logo baru menjadi penanda arah menuju perusahaan yang lebih profesional, adaptif, inovatif dan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

Rekor 31 Tahun Belum Pecah, Ruwiyati Bawa Obor Porprov XVII dari Salatiga

Rekor 31 Tahun Belum Pecah, Ruwiyati Bawa Obor Porprov XVII dari Salatiga

“Bagi Kota Salatiga, menjadi bagian dari rangkaian kirab obor ini merupakan sebuah kebanggaan sekaligus kehormatan,” ujarnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer