Tewas karena Konflik Dua Desa

136

JawaPos.com – Hoax yang berbau pemilu masih saja menyebar. Contohnya yang dibagikan pemilik akun Faceboook Daeng Marewa (fb.com/daeng.marewa.9849) Minggu (5/5).

Dia menginformasikan adanya saksi dari paslon pilpres 02 bernama Ade Samsul Hehanussa yang dianiaya hingga tewas di PPK Amalatu, Maluku. Kabar itu disertai empat foto tentang korban dan tempat kejadian perkara.

Faktanya, kematian Ade bukan terkait dengan Pemilu 2019. Portal berita ambonekspres.fajar.co.id memberitakan peristiwa tersebut pada 4 Mei 2019 berserta foto serupa yang dibagikan Daeng Marewa. Judulnya, Aparat Keamanan Perketat Keamanan di Latu-Hualoy.

Berita itu menjelaskan antisipasi aksi bentrok susulan antara warga Desa Latu dan Hualoy di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Kabidhumas Polda Maluku Kombes Pol Roem Ohoirat menyampaikan bahwa pengamanan di dua desa tersebut diperketat.

“Kapolres memimpin pengamanan di TKP. Saat ini sudah ada pasukan dari polres dan Brimob, termasuk dari TNI,” ungkapnya. Anda dapat mengakses berita itu di bit.ly/PerketatKeamanan.

Pada 23 Februari 2019, Ambon Ekspres juga memberitakan konflik warga di dua desa tersebut dengan judul Polisi Akan Swiping di Latu-Hualoy. Diduga kuat, warga yang ada di dalam foto itu tewas akibat konflik antara dua desa di Kecamatan Amalatu yang meletus akhir Desember 2018 lalu tersebut. Anda dapat mengakses kabar itu di bit.ly/Swiping2Desa.