Tour Leader Harus Bisa Ngemong

169
Mutiara Rahmawati. (DOKUMEN PRIBADI)
Mutiara Rahmawati. (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.ID, HOBI jalan-jalan mengantarkan Mutiara Rahmawati menjadi tour leader (TL) sejak awal 2016. Ia mengaku awalnya hanya iseng gabung sama biro perjalanan. Namun setelah menyelaminya, kini ia begitu mencintai pekerjaannya.

“Aku dari dulu cinta sama wisata. Dulu cuma ikut biro perjalanan sekarang Alhamdulillah bisa buka biro sendiri,” terang dara kelahiran Magelang ini kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Ia mengaku yang sulit ketika menjadi TL adalah harus bisa ngemong banyak orang dan harus sabar. Meski begitu, Rara –sapaan akrabnya tetap menyukai dunia traveling “Sukanya tuh ketemu orang baru, jalan-jalan gratis kemana-mana, gajinya banyak dan pengalaman banyak. Dulu aku sama sekali buta dengan hal itu, dan sekarang tahu,” katanya.

Didukung orangtua, Rara semakin enjoy dalam bekerja. Menjadi TL juga harus kuat mental. Terkadang, ia digodain dan dimintai nomor oleh customer. “Intinya kudu bersikap sopan dan baik meskipun digodain. Kalau dari awal terlihat murah ya bakal digodain. Kalau cuma diminta nomor HP ya sering,” jawab pecinta ayam bakar ini.

Karena masih kuliah, ia harus pandai memanajemen waktu, biar kuliahnya nggak terganggu. Ia mengaku hanya mengambil tour wilayah Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Bogor, Malang dan lokasi wisata lain. “Waktu itu masih kuliah jadi aku nggak ambil yang lebih dari 3 hari. Meskipun jadi TL, tapi kuliah tetap yang utama,” aku dara 20 tahun ini.  (cr5/aro)