Perempuan Harus Bisa Kelola Medsos

109
Kharin Putri. (ISTIMEWA)
Kharin Putri. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.ID, ERA milenial, era media sosial (medsos), seorang perempuan jangan gampang termakan kabar dari medsos. Bagi Kharin Putri, 23, perempuan harus bisa mandiri dan memiliki skill mengelola medsos secara positif sehingga bisa menghasilkan.

“Tentunya, selain bisa meringankan beban orang tua, bisa memenuhi kebutuhan sehari–hari secara mandiri,” kata gadis kelahiran Kendal 8 Maret 1996 yang sekarang menekuni digital marketing pada usaha jasa di bidang Make-up Artist (MUA) dan Makanan (Makaroni Kelethuq) ini.

Kharin mengelola medsos seperti Whatsapp, Instagram dan Facebook untuk mempromosikan sekaligus merespon para pembeli yang tertarik dengan usaha yang dia kembangkan.

Anak tunggal dari Hariani ini mengaku keahliannya dalam digital marketing sangat berguna. Selain bisnisnya dapat dikenal melalui medsos, bisa juga digunakan sebagai konten untuk menarik lebih banyak peminat maupun influincer.

“Dari pada membuang waktu percuma bermain medsos atau smartphone, mending memanfaatkan medsos untuk belajar digital marketing atau menyalurkan usaha agar lebih bermangfaat,” ujar mahasiswi di STIKES Kendal ini.

Ia mengaku sangat menikmati keseharianya dengan medsos bermanfaat. Mulai membuat konsep untuk pemasaran hingga berinteraksi dengan para pembeli. Meski dilakukan seorang diri.

“Saya menikmati hal ini, selain bisa memenuhi kebutuhan sendiri dan tidak begitu merepotkan orang tua, saya bermain medsos dan smartphone tanpa membuang waktu percuma,” tuturnya. (mg3/ida)