Hilangkan Cengeng dengan Taekwondo

864
Mutiara Habiba (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
Mutiara Habiba (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
Mutiara Habiba (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
Mutiara Habiba (DOK PRIBADI FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

MUTIARA Habiba, sudah melakoni olahraga bela diri asal Korea, yakni Taekwondo sejak kecil. Bahkan sudah menjalani latihan fisik sejak kelas 5 SD. Cewek kelahiran Palu, Sulawesi Tengah 19 tahun lalu ini, akhirnya meraih medali perunggu perorangan putri pada SEA GAMES 2015 lalu.

Meski telah menjalani latihan sejak SD, bukan berarti Mutiara kecil seseorang pemberani. Justru cenderung cengeng dan sering dijahilin kakaknya. ”Sebenarnya aku tidak pernah bercita-cita menjadi atlet Taekwondo. Aku inginnya jadi pilot. Tapi karena ayahku menyarankan agar aku berlatih Taekwondo buat menghilangkan sifat cengengku, jadinya ya aku ikutin saja, walaupun awalnya susah,” kata gadis yang baru berulang tahun pada 18 Januari lalu ini.

Berbekal rajin latihan itulah, akhirnya berbuah manis. Pasalnya, saat kelas 3 SMA, Mutiara terpilih masuk Pelatnas dan mengikuti latihan lebih intensif. ”Waktu yang lain sibuk ujian, aku malah sibuk di Pelatnas. Sedih sih, seharusnya aku ikut berjuang bareng teman-teman, tapi ya seneng juga akhirnya bisa masuk Pelatnas,” kata mahasiswi Universitas Semarang ini sambil tersenyum.

Setelah tujuh tahun lamanya, Mutiara baru meraih yang diimpikan. Hal itu pula yang membuatnya tertantang untuk lebih meningkatkan kemampuannya setiap kali ia mengikuti lomba Taekwondo. Kendati begitu, rasa bosan kerap menyergap, karena sudah lama menggeluti Taekwondo.

”Tapi kalau dipikir-pikir, dari Taekwondo inilah aku bisa menyalurkan ambisiku. Setiap kompetisi yang kuikuti, membuatku tertantang mencapai ke tingkat kompetisi yang lebih tinggi. Yakni, mengharumkan nama bangsa di mata dunia. Jadinya aku punya target dan semangat buat terus latihan,” kata gadis yang sering dipanggil Muti ini. (mg1/ida/ce1)