Revolusi Industri 4.0, Peluang Sekaligus Ancaman

127
Yenny Kumalasari T *)
Yenny Kumalasari T *)

RADARSEMARANG.ID, REVOLUSI Industri 4.0 adalah era di mana hadirnya teknologi canggih yang memiliki peran besar dalam kehidupan manusia. Teknologi yang berpotensi mengubah cara hidup ini di antaranya adalah Internet of Things, Artificial Intelligence, Human-Machine Interface, Mechine Learnings, dan 3D Printing. Berikut beberapa perubahan yang belum pernah disaksikan sebelumnya dan akan segera mendominasi kehidupan manusia. Pertama, interoperabilitas antarperangkat yang berbeda. Interoperabilitas merupakan kemampuan mesin, perangkat dan manusia untuk saling terhubung dan berkomunikasi melalui media Internet of Things. Kedua, meningkatnya transparansi informasi berkat kemampuan pengolahan data dalam jumlah yang besar tanpa ada batasan-batasan tertentu. Ketiga, kemampuan artificial intelligence dalam melakukan tugas-tugas kognitif yang melebihi kemampuan manusia. Teknologi yang berbasis komputer mempunyai kelebihan karena bekerja lebih cepat, akurat dan memakan biaya yang lebih sedikit. Namun, kemajuan teknologi informasi dan robotik dalam kecepatan yang tidak terpikirkan sebelumnya tidak hanya membawa dampak positif bagi pertumbuhan perusahaan atau perekonomian suatu negara tetapi juga dampak negatif yang dapat menimbulkan gejolak sosial, misalnya peningkatan angkat pengangguran dan kemiskinan.

Bagi masyarakat Indonesia, dampak revolusi industri 4.0. sudah dapat disaksikan saat ini. Orang tidak perlu lagi keluar rumah untuk membeli keperluan sehari-hari, cukup dengan menggunakan aplikasi Go-food, Grab, Tokopedia, Bukalapak sehingga menghemat waktu dan uang. Super market dan mall mengaku jumlah pelanggan yang datang berbelanja mengalami penurunan yang tajam dan sebagian terancam gulung tikar. Super market besar seperti Matahari, Ramayana dan Giant dilaporkan telah menutup sebagian outlet mereka karena pelanggan yang semakin sepi. Kebiasaan berbelanja secara daring telah mengubah pola hidup masyarakat kita. Di sisi lain, kemajuan teknologi industri telah menciptakan lapangan kerja baru dan profesi baru. Bagi mereka yang ingin bekerja secara fleksibel tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu dapat melakukan usaha mereka tanpa harus bekerja dalam suatu gedung perkantoran. Beberapa waktu yang lalu ada sempat terlontar ide untuk mengizinkan pegawai negeri bekerja di rumah tanpa harus masuk kantor.