Sempat Dianggap Ide Gila, Kini Mampu Mengairi Sawah Warga

Kades Krincing, Secang, Hari Purwanto, Ciptakan Pompa Air Solar Cell

996
INOVATIF: Kepala Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang Hari Purwanto menunjukkan pompa air dengan tenaga solar cell untuk mengatasi kekeringan lahan sawah pertanian. (kanan) Sungai Elo yang disedot dan dialirkan ke saluran irigasi desa.(Agus Hadianto/RADARSEMARANG.ID)
INOVATIF: Kepala Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang Hari Purwanto menunjukkan pompa air dengan tenaga solar cell untuk mengatasi kekeringan lahan sawah pertanian. (kanan) Sungai Elo yang disedot dan dialirkan ke saluran irigasi desa.(Agus Hadianto/RADARSEMARANG.ID)

Kepala Desa Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang, Hari Purwanto, sangat inovatif. Mantan sopir truk pasir lulusan SMK Yudha Karya ini mampu menciptakan alat pompa air dengan tenaga surya yang dipakai untuk mengairi sawah warga. Bahkan temuan ini menjadi satu-satunya di Jateng.

Agus Hadianto, Magelang, RADARSEMARANG.ID

DESA Krincing, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang termasuk wilayah subur dengan diapit banyak sungai, yakni Sungai Elo dan Sungai Progo. Namun demikian, musim kemarau yang datang selalu membuat para petani setempat resah. Kurangnya aliran air dari sungai irigasi membuat sawah menjadi kering, dan bahkan pecah-pecah. Kondisi ini berlangsung sejak dahulu, sejak kepemimpinan kepala desa sebelum-sebelumnya. Akhirnya, Kepala Desa Krincing yang baru menjabat enam bulan, Hari Purwanto, memutar otak untuk mengantisipasi bencana kekeringan ini.

Hari mempunyai ide untuk mengangkat air Sungai Elo yang terletak di ujung Desa Krincing, tepatnya di Dusun Samirono, perbatasan dengan Desa Suropadan, Kabupaten Temanggung, menggunakan pompa air. Ia menggunakan tenaga surya atau solar cell dalam menghidupkan pompa air, dan mengalirkannya ke saluran irigasi desa.  Awalnya, ide Hari dianggap gila dan tidak mungkin bisa mengangkat air di ketinggian tebing hingga 20 meter. Rupanya, cibiran masyarakat menjadi pelecut semangat Hari membuktikan kegigihannya mengatasi kekeringan sawah di desanya.

“Saya dibilang mustahil bisa mengangkat air yang letaknya cukup rendah dari sawah pertanian milik warga. Warga banyak yang bilang opo iso?” katanya.

Cibiran ini dibalas Hari dengan banyak membuka internet, mencari tahu tentang solusi mengatasi kekeringan dengan solusi pompa air. Keyakinan Hari bertambah kuat dengan melihat pameran agro di Suropadan, di mana ada stan yang memamerkan keunggulan solar cell.