Klasifikasi Yatim Janggal

116

Video itu berisi curhatan Koko Ardiansyah. Siswa kelas 2, SMK Negeri 2 Rantau Utara, Labuhanbatu, Sumatera Utara. 

Curhatnya pun sambil menangis. Membuat iba yang melihatnya. 

Saking viralnya, tidak hanya tembus istana. Bisa jadi sampai langit ke 74.

Koko anak yatim. Ia gagal menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) di kabupatennya. 

 

Pastinya, kabar ini sampai di tanah Arab. Buktinya, Menteri Pemuda dan Olahraga menyempatkan bervideo call dengan Koko. Dari halaman Masjid Nabawi, Madinah. Menteri Nahrawi menyemangati pemuda yang bercita-cita menjadi TNI itu.

 

Video Koko itu tersiar di hampir seluruh medsos. Mulai dari Facebook, Instagram, Twitter, juga YouTube. Jutaan orang sudah menonton video itu. Ribuan orang juga sudah merumpikannya. Pada kolom-kolom komentar.

 

Seperti di akun Facebook Malibas Channel. Yang sudah ditonton lebih dari 6 juta kali. Juga dibagikan 86 ribu kali. Dengan komentar lebih dari 14 ribu. Sejak diposting pada Senin (12/8/2019). 

 

Video curhat Koko juga bisa disaksikan di Facebook Yuni Rusmini. Yang di posting sejak Selasa (13/8/2019). Juga di Instagram @ndorobeii. Serta di kanal YouTube Official iNews.

 

Di video itu, Koko yang didampingi ibunya menceritakan peristiwa pilu yang dialaminya. Terkait mimpinya yang kandas menjadi anggota Paskibra pada perayaan HUT RI ke-74. Posisinya digeser anak Plt. Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe.

 

Dia mengaku sedih dan kecewa. Sebab, beberapa tahapan sudah dilaluinya. Dari tes fisik hingga ketangkasan baris berbaris. Sampai dinyatakan lolos menjadi anggota Paskibra. Namanya tertera di daftar pengumuman kelulusan. Urutan ke-29.