Horor Kakek

308

Mereka akan 50 tahun. Anak muda yang demo besar di Hongkong kemarin. Yang umur mereka mayoritas di sekitar 20 tahun itu. 

Umur 50 tahun masih setengah baya. Saat kelak Hongkong sepenuhnya di bawah kekuasaan Tiongkok: di tahun 2047.

Pada tahun itu konsep ‘satu negara dua sistem’ berakhir. Selanjutnya terserah Tiongkok: mau tetap ‘satu negara dua sistem’ atau sepenuhnya menjadi seperti Tiongkok. Yang kelak entah seperti apa.

(Searah jarum jam) Nathan Law Kwun Chung, Brian Leung, Carrie Lam dan Baggio Leung Chung Hang bersama Yau Wai Ching. Foto atas: Wajah-wajah mereka (mungkin) saat nanti Hongkong sepenuhnya di bawah kekuasaan Tiongkok. Tapi Carrie Lam kok muda ya?  

 

Banyak anak muda itu berpikiran ‘satu negara dua sistem’ pun akan berakhir. Mereka takut tidak ada lagi kebebasan. Berakhirlah demokrasi.

Generasi muda Hongkong tentu mewarisi cerita horor. Yang serba menakutkan. Tentang Tiongkok. Yang diceritakan oleh kakek-nenek. Atau orang tua mereka.

Kisah yang paling mengerikan tentu kejadian tahun 1966. Persis di saat Indonesia juga mengalami bencana besar: G30S/PKI.

Saat itu Mao Zedong melancarkan satu revolusi. Disebut ‘Revolusi Kebudayaan’. 文化大革命. Orang kaya, orang terdidik, dan orang kota harus pindah ke desa. Dipaksa. Harus bekerja di sawah. Di ladang. Dengan jatah makan yang minim. Dengan tempat tinggal di barak. Dengan pakaian hanya satu.

 

Yang membangkang disiksa. Dihinakan. Dibunuh.

Banyak yang tidak kuat bekerja di sawah seperti itu. Mereka melarikan diri ke Hongkong. Dengan risiko terbunuh.