Beranda Rubrikasi Cover Story Harus Diselesaikan Akar Masalahnya

Harus Diselesaikan Akar Masalahnya

0
Harus Diselesaikan Akar Masalahnya
NUNGGU HIDUNG BELANG : Pekerja seks atau Gadis Matik yang mangkal di sepanjang pinggi Jalan Imam Bonjol, depan Stasiun Poncol maupun Jalan Tanjung, merupakan kelas lebih murah. (YUYUNG ABDI/JAWA POS)

RADARSEMARANG.COM – DIREKTUR Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC-KJHAM), Dian Puspitasari mengatakan, sebenarnya gadis matic ada, karena pelabelan oleh sebagian orang. Meskipun dalam kenyataannya ada fakta bahwa mereka diduga menjadi prostitusi. “Ini sebenarnya hanya pelabelan,” katanya.

Ia menambahkan, adanya gadis-gadis yang terlibat dalam prostitusi bisa  disebabkan dua faktor. Yang pertama, rendahnya pendidikan mereka sehingga banyak yang terjerumus dalam prostitusi gadis matic di Kota Semarang. Kemudian faktor dominan lainnya adalah masalah kemiskinan yang sering membuat seseorang mencari uang dari pekerjaan tersebut. “Yang cukup ironi, tidak jarang mereka terlibat dalam prostitusi, karena memang sebelumnya menjadi korban kekerasan,” ujarnya.

Sangat miris memang jika masih ada gadis-gadis yang terjebak dalam prostitusi di Kota Semarang. Untuk itu, harus dipetakan, ditelusuri lebih mendalam dan harus dilakukan kajian atau assessment penyebab mereka terlibat dalam kegiatan tersebut. Hal itu penting, agar upaya pencegahan yang dilakukan bisa lebih efektif dan sampai ke akar permasalahannya. “Misalnya jika berkaitan dengan pendidikan, pemerintah harus mengeluarkan kebijakan khusus agar mereka bisa mengakses,” tambahnya.

Dian Puspitasari mengakui banyak persoalan yang menyebabkan seseorang terjerembab dalam prostitusi. Ia meminta agar keluarga dan lingkungan benar-benar bisa memberikan rasa nyaman dan aman bagi generasi muda agar mereka tidak terjebak. Apalagi, sekarang semakin modernnya dunia teknologi harus menjadi perhatian serius bagi orang tua.

“Saya rasa pendidikan keluarga sangat penting. Bagaimana keluarga mengawasi dan membekali anak-anaknya dengan pendidikan moralitas dan karakter,” tambahnya. (fth/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.