Covi dan Vivid, Penghuni Baru Semarang Zoo

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Setelah hampir lima bulan lamanya ditutup, Semarang Zoo kembali dibuka pada Rabu (15/7/2020). Sejumlah penghuni baru siap menyambut pengunjung. Termasuk dua bayi harimau Benggala.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang turut hadir dalam pembukaan kembali Semarang Zoo menegaskan bahwa pengelola bonbin dalam hal ini PT Taman Satwa Semarang harus seimbang dalam mengoperasionalkan tempat wisata. Yakni dengan cara mengatur jumlah pengunjung dan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Dengan begitu perekonomian dapat tumbuh dengan baik namun laju penyebaran Covid-19 tetap dapat ditekan.

“Jadi tidak semata-mata menarik wisatawan sebanyak-banyaknya. Tapi bagaimana kita mengatur jumlah pengunjung dan benar-benar menerapkan sosial distancing dan SOP kesehatan. Itu yg paling penting,” jelas pria yang akrab disapa Hendi ini.

Beberapa satwa baru siap meramaikan Semarang Zoo. Satwa tersebut di antaranya yakni burung unta serta kelahiran dua bayi harimau benggala. Kedua bayi harimau tersebut diberi nama Covi dan Vivid oleh Hendi. Saat ini Semarang Zoo dihuni 281 satwa dari 51 satwa. Harimau Benggala yang tergolong sukses berkembang biak di tempat ini, total sudah mencapai 16 ekor.

Selain itu, terdapat wahana permainan baru Play Play Zoo. Nantinya pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar R. 20.000 yang sudah termasuk dengan satu wahana permainan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari juga menekankan bahwa dinas akan menyiapkan petugas di bonbin untuk memantau pelaksanaan protokol kesehatan. Di samping itu, Disbudpar juga telah menyiapkan pelantang suara guna mengingatkan para pengunjung supaya menaati peraturan yang sudah diterapkan.

Selain menyediakan fasilitas cuci tangan, hand sanitizer, serta pembatasan jarak, loket pembayaran di Semarang Zoo kini juga telah dilengkapi dengan metode pembayaran non tunai. Dari mulai tab cash, kartu, hingga turut bekerja sama dengan penyedia jasa cashless gopay serta link aja.

“Bahkan untuk yang tunai mereka dapat melakukan pembelian secara mandiri tanpa bersentuhan dengan orang jadi uangnya masuk ke dalam mesin menggunakan finding machine dan ini menjadi satu-satunya bonbin yang menggunakan finding machine,” imbuh Iin. (nor/ton/bas)