alexametrics

Kerap Tercium Bau Anyir dan Rintihan Orang Kesakitan

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID – Kemistisan palang pintu KA (kereta api) di Kokrosono memang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Kota Semarang. Banyaknya kecelakaan di jalur tersebut kerap dihubung-hubungkan dengan ulah makhluk astral. Bahkan pengalaman mistis sering dirasakan oleh para penjaga palang pintu.

“Sering ada bau anyir kalau malam tertentu,” kata Mahfudin, 27, penjaga palang pintu KA Kokrosono.

Dilihat dari demografisnya, palang pintu KA di Kokrosono termasuk paling dekat dengan permukiman penduduk. Hanya dibatasi pagar tembok setinggi 2,5 meter di sebelah utaranya. Sedangkan di sebelah selatan langsung bersandingan dengan pasar klitikan Kokrosono.

Sekilas memang tidak ada hal yang menyerampkan. Namun sederet kejadian kecelakaan yang tidak logis kerap terjadi di palang pintu tersebut. Salah satunya, seorang pengemudi ojek yang tersambar KA ketika nekat melintas di palang pintu tersebut. Kejadiannya sekitar tiga tahun lalu. Peristiwa tersebut masih teringat jelas di benak Heri Trianto, 41, yang mendiami sebuah bangunan kecil.Persis di sebelah utara palang pintu.

Dia bercerita, saat itu palang pintu sudah diturunkan oleh petugas. Entah kenapa, korban tiba-tiba nyelonong dari belakang menerobos. “Seperti tidak atas kemauannya sendiri gitu,” kata Heri.

Korban disambar kereta barang dan terseret sampai ratusan meter. Sampai-sampai, tubuh pengemudi ojek itu sudah tidak bisa dikenali. “Sejak saat itu memang jadi tambah angker,” katanya.

Banyak warga sekitar yang memiliki cerita-cerita yang bikin merinding. Mulai dari bau anyir hingga suara rintihan kesakitan. “Terkadang istri saya juga pernah mendengar suara rintihan kesakitan itu,” katanya.

Tentang bau anyir tersebut, lanjutnya, juga sering dirasakan oleh masyarakat setempat. Khususnya mereka yang bertempat tinggal berdekatan dengan palang pintu KA. “Pernah saya cari pas bau anyir itu muncul tengah malam, tidak saya temukan,” katanya.

Pantauan di lokasi, palang pintu KA memang masih berfungsi dengan baik. Ada dua penjaga setiap sifnya. Artinya, secara teknis penurunan palang pintu ketika ada kereta yang lewat tidak ada masalah.

Masyarakat setempat meyakini jika kecelakaan di tempat tersebut karena dorongan dari makhluk astral penghuni palang pintu rel KA. “Masyarakat di sini percaya itu, kalau sekilas memang tidak ada yang aneh ya dengan palang pintu disini,” tandasnya. (ewb/zal)

 

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Syekh Jumadil Kubro Generasi Pertama Walisongo

RADARSEMARANG.ID - Makam Syekh Maulana Jumadil Kubro ditemukan pada zaman penjajahan Belanda. Makamnya berlokasi di Jalan Arteri Yos Sudarso...

Lainnya

Menarik

Populer

Taman Pierre Tendean Usung Konsep Smart Park

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Pierre Tendean bakal menjadi taman percontohan di Kota Semarang. Mengusung konsep Smart Park dengan sentuhan...