alexametrics

Watu Tugu Diyakini Jadi Tempat Pembuangan Makhluk Gaib

Situs Watu Tugu, Tugurejo Semarang

Menarik

Konon Dijaga Raja Genderuwo dan Ratu Ular

RADARSEMARANG.ID- Warga Semarang pasti tak asing dengan nama Padepokan Gunung Talang. Tempat legendaris yang menghasilkan pesilat-pesilat tangguh. Namun kondisinya...

Jembatan Kali Loji, Gerbang Gaib Kerajaan Pantai Utara

RADARSEMARANG.ID - Jembatan Kali Loji di Kelurahan Panjang Wetan Pekalongan Utara terlihat seperti jembatan pada umumnya. Kabar yang beredar,...

Terdengar Suara Tangisan hingga Pocong di atas Pohon

RADARSEMARANG.ID - Bagi masyarakat Kota Semarang dan sekitarnya, nama Taman Wonderia sudah tidak asing lagi. Objek wisata di Jalan...

RADARSEMARANG.ID – Situs Watu Tugu yang terletak di Tugurejo, Kecamatan Tugu, Semarang merupakan nsalah satu cagar budaya Kota Semarang. Bentuknya serupa monumen tugu bulat panjang dan meruncing ke atas. Sebuah duplikat Candi Gedongsongo yang dibangun sekitar 1980-an menjadi penambah keunikan tempat ini.

Ada beberapa versi yang beredar tentang fungsi Watu Tugu. Liem Thian Joe dalam buku Riwajat Semarang (1933) menyebut tugu tersebut merupakan tanda batas wilayah Majapahit dan Pajajaran. Versi lain, Arkeolog Tri Subekto mengatakan tugu tersebut adalah caitya, bagian dari tempat beribadatan di masa lalu.

Berbagai cerita mistis ikut mewarnai keberadaan Watu Tugu. Di bawah tugu, sekitar 20 meter, terdapat gua. Sejak dulu digunakan sebagai tempat pertapaan. Konon, di dalam gua tersebut ada ular pusaka dan singa sebagai penunggu.

Sumarto, yang pada 2003-2016 ditugasi mengurus situs itu bercerita, di Watu Tugu ada lima sosok penjaga. Yaitu kera, singa, laki-laki berjubah putih, perempuan tua dan perempuan cantik yang dikenal dengan nama Nyai Rembulan. Selain ada sosok penjaga, di samping tugu terdapat makam yang diyakini merupakan seorang syekh penyebar agama Islam di wilayah Tugurejo. “Di gua itu biasa buat bertapa. Orang Jawa menyebutnya tapa pati geni, bertapa di situ selama tiga hari tanpa makan, tanpa minum, tanpa melihat matahari,” tuturnya.

Selama 13 tahun menjadi pengurus situs tersebut, Sumarto bercerita pernah diteror hal gaib melalui mimpi. Semua lantaran kepala patung sapi atau Nandi di Watu Tugu hilang. Ia diharuskan mencari sampai ketemu.

“Habis Subuh, saya langsung ke candi untuk mencari kepala yang hilang, sempat tidak ketemu. Namun setelahnya saya dapat petunjuk melalui mimpi, saya temukan masih di sekitaran candi lalu saya kubur di tempat yang orang-orang tidak tahu,” kata dia.

Selain sebagai tempat pertapaan, Watu Tugu juga diyakini menjadi tempat pembuangan makhluk gaib. Bahkan menurut Sumarto, penghuni Lawang Sewu juga ada yang dipindah ke lokasi tersebut.

“Sering ada tamu yang berkunjung ke candi, dari padepokan-padepokan, ya ngasah ilmu. Dulu juga pernah setan-setannya Lawang Sewu dipindah di sini karena di sana terlalu banyak dan mengkhawatirkan,” ucap pria asli Jogja itu.

Saat ini, kondisi candi tugu tidak terawat. Bahkan tidak ada pengganti pengurus sejak Sumarto mundur pada 2016. Watu Tugu malah sering digunakan sebagai tempat minum minuman keras hingga pacaran. Namun menurut Sumarto, masih ada orang yang sering ke sana untuk bertapa dan sembahyang.

“Ada orang yang rutin ke candi untuk sembahyang, itu orang Tionghoa yang bertempat tinggal di Mataram,” jelasnya. (mg7/mg8/ton/bas)

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Belajar Kimia dengan Menggunakan Jembatan Keledai

RADARSEMARANG.ID, KIMIA adalah mata pelajaran yang kurang diminati oleh siswa.Karena ilmu kimia bersifat abstrak dan banyak hafalan.Masalah pokok yang sering dihadapi dalam pembelajaran kimia...

Kuis Musik Tingkatkan Pemalahan Pembelajaran Tanda Tempo Lagu

RADARSEMARANG.ID, Musik tak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Musik yang kita sukai dapat meningkatkan fokus, sementara musik yang tidak kita suka akan menghalangi konsentrasi....

Peran Guru BK dalam Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, Covid 19 saat ini menjadi pandemi yang serius di seluruh penjuru dunia. Pencegahan meluasnya virus corona kini telah menjadi prioritas utama di berbagai...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Terbaru

Empat Kecamatan Lunas PBB Tercepat

RADARSEMARANG.ID, Demak - Empat kecamatan di Kabupaten Demak berhasil menjadi kecamatan yang paling cepat terkait pelunasan pajak bumi dan...

Maju lewat Partai Lain, PDIP Resmi Pecat Mugiyono

RADARSEMARANG.ID, Demak - DPP PDIP secara resmi telah memberhentikan H Mugiyono selaku anggota dan kader partai berlambang Banteng mencorong tersebut. Pemberhentian ini tertuang dalam...

Curhat PR Sawah Besar dalam Kampanye Virtual

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Warga Kelurahan Sawah Besar, Kecamatan Gayamsari, melontorkan harapan dan sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang perlu diselesaikan oleh Pemkot Semarang dalam kampanye...

Betonisasi Jalan di Kelurahan Kauman Rampung

RADARSEMARANG.ID, Salatiga – Betonisasi jalan sepanjang 214 meter di wilayah RW VI dan 75 meter di RW IV, Kelurahan Kauman, telah selesai. Pembangunan infrastruktur dalam...

Bantuan Langsung Buat Belanja dan Cicil Utang

RADARSEMARANG.ID, Magelang – Ratusan pedagang kaki lima (PKL) di Kota Magelang mencairkan bantuan dari Pemkot Magelang. Mereka mendapat tambahan modal usaha secara tunai Rp...

Random

Begini Cara Sri Adi Cahyani, Pensiunan Pegawai Bank Ubah Sampah Jadi Kerajinan

RADARSEMARANG.ID, Memasuki usia yang kini sudah 52 tahun, Sri Adi Cahyani tetap produktif berkarya. Ibu rumah tangga ini menyulap limbah sampah menjadi kerajinan bernilai...

Selamat Jalan Mbah Moen

Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Keluarga besar DI’s Way mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya K.H. Maimun Zubair. Pada hari ini Selasa, 6 Agustus 2019 di Makkah,...

Status Zona Merah, Ratusan Warga di 13 RT Jalani Isolasi 

RADARSEMARANG.ID, Demak - Status Kabupaten Demak termasuk zona merah. Bahkan, warga di 13 RT di 11 desa di 7 kecamatan menjalani isolasi lingkungan terbatas....

Ambil Rapor Dapat Jamu

RADARSEMARANG.ID, Magelang - SMK Muhammadiyah Magelang membagikan rapor sekaligus mengenalkan skema kegiatan belajar mengajar (KBM) new normal. Kepala SMK Muhammadiyah Magelang Atiningsih memberikan pengarahan...

Memahami Konsep Keseimbangan Harga Lebih Asyik dengan Role Playing

RADARSEMARANG.ID, Proses belajar mengajar merupakan interaksi yang terjadi antara peserta didik dengan pengajar. Kreatifitas dalam menyampaikan pembelajaran akan menciptakan kondisi pembelajaran yang kondusif di...

Lainnya