alexametrics

Partisipasi Belajar Meningkat dengan Blended Learning

Oleh: Dra. Endang Suhartatik

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Kebijakan belajar dari rumah (BDR) diberlakukan guna mencegah penularan Covid-19 yang dimulai sejak pertengahan bulan Maret 2020. Kegiatan pembelajaran berlangsung melalui daring atau dengan pembelajaran jarak jauh ( PJJ).

Namun PJJ ini mengalami banyak kendala di antaranya adalah ada siswa yang tidak memiliki gawai, sinyal internet tidak stabil, dan memerlukan kuota yang cukup besar guna mengikuti pembelajaran daring.

Kondisi tersebut menyebabkan aktifitas peserta didik rendah. Seperti yang penulis alami, peserta didik saat pembelajaran IPA di SMP Negeri 5 Ungaran terbilang rendah. Dari 36 peseta didik yang aktif kurang dari 15 anak.

Pembelajaran dalam PJJ ini di mulai dengan presensi lebih dahulu, setelah presensi yang penulis share lewat WA grup dengan Google Form peserta didik satu per satu menghilang begitu saja.

Diskusi dalam pembelajaran di WA grup yang mengikuti cuma beberapa peserta didik. Akibatnya tugas- tugas usai pembelajaran yang mengerjakan tepat waktu hanya anak-anak yang aktif saja.

Begitupun saat penilaian banyak anak yang terlambat mengirim tugas. Partisipasi dalam pembelajaran baru mencapai 41,6 persen. Guru sulit mengarahkan siswa karena tidak bisa berinteraksi langsung.

Guna meningkatkan partisipasi siswa dalam pembelajaran, kehadiran guru sangat diperlukan. Pembelajaran bukan sekadar transfer pengetahuan, namun lebih dari itu yaitu perlu penanaman nilai dan karakter.

Termasuk kedisiplinan dalam mengerjakan tugas-tugas sekolah. Di sinilah kehadiran guru tidak bisa tergantikan oleh teknologi apapun. Untuk itu diperlukan pembelajaran tatap muka. Namun pandemi Covid-19 belum juga usai sehingga blended learning bisa menjadi solusinya.

Perlahan namun pasti pandemi berangsung-angsur mulai berkurang. Dalam pidato Mendikbud Nadiem Makarim menetapkan bahwa tahun ajaran 2020/2021 dimulai bulan Juli 2020. Daerah yang berada pada zona hijau dan kuning boleh menyelenggarakan tatap muka.

Syaratnya mendapat izin dari orang tua dan komite sekolah.Tentu saja pihak sekolah harus menetapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sekolah memberlakukan pembelajaran campuran antara tatap muka dan daring. Siswa ke sekolah secara bergiliran. Pembelajaran seperti ini dikenal dengan blended learning.

Blended learning adalah program pendidikan formal yang memungkinkan siswa belajar melalui konten dan petunjuk yang disampaikan secara daring dengan kendali mandiri terhadap waktu, tempat, urutan maupun kecepatan belajar. Pembelajaran ini memberi kemudahan pembelajaran dengan menggabungkan berbagai cara penyampaian model pembelajaran dan gaya pembelajaran.

Pelaksanaan pembelajaran blended learning memerlukan perencanaan yang matang. Sekolah harus menomorsatukan kesehatan bagi tenaga pendidik dan kependidikan maupun peserta didik. Persiapan sekolah untuk menyelenggaran tatap muka di antaranya adalah menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun yang memadai, masker sebagai persediaan, dan mengatur tempat duduk di kelas sehinggga memungkinkan jarak antara peserta didik miniml 1 meter.

Kelas maksimal 50 persen dari jumlah siswa. Sehingga pembelajaran tatap muka dilakukan secara bergiliran, nomor absen 1-18 sesi pagi nomor absen 19-36 sesi siang. Agar merata tiap minggu sesi ganti dengan nomor absen sebaliknya.

Blended learning ini memiliki 3 komponen yaitu pembelajaran online, pembelajaran tatap muka, dan belajar mandiri. Melalui blended learning dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif untuk terjadinya interaksi antara sesama peserta didik, dan antara peserta didik dengan pendidiknya tanpa di batasi oleh ruang dan waktu.

Sejak diberlakukan blended learning ini tepatnya bulan Agustus 2020 lalu partisipasi peserta didik dalam pembelajaran IPA di SMP N 5 Ungaran yang penulis ampu mengalami peningkatan yang signifikan. Hal itu bisa dilihat dari kehadiran peserta didik pada saat tatap muka lebih dari 85 persen dan ketepatan waktu mengumpulkan tugas daring. (ip2/lis)

Guru SMP Negeri 5 Ungaran

Menarik

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya