alexametrics


Pemanfaatan Akun belajar.id Sambut PTM melalui Pelatihan Google Workspace for Education

Oleh : Siti Irnani, S.Pd

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud ) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) telah meluncurkan akun pembelajaran dengan domain belajar.id. Akun ini untuk menjamin kelancaran proses pembelajaran dari belajar secara online menuju tatap muka terbatas. Memudahkan pendidik dan peserta didik mengakses layanan pembelajaran.

Maka, pendidik harus membekali diri agar siap menghadapi pembelajaran tatap muka terbatas. Dengan model pembelajaran yang diterapkan adalah perpaduan antara model daring dan luring melalui pelatihan salah satunya Google Workspace for Education. Pelatihan ini berisi beberapa kegiatan antara lain mengikuti webinar, membaca materi unit, mengerjakan tugas praktik dan mengerjakan uji kompetensi.

Pelatihan untuk menambah keterampilan para pendidik dalam mengajar di era digital. Selain kompetensi ilmu yang ingin diajarkan juga kemampuan mengajar secara online menggunakan beberapa aplikasi yang ada di Google Classroom yang disediakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Pelatihan dimulai dengan bergabung di grup Google Classroom GWE menggunakan akun belajar.id. Semua materi sudah diunggah di Classroom dan sebelum diadakan zoom meeting peserta harus sudah membaca materi yang akan disampaikan.

Setiap selesai 1 unit pelajaran terdapat latihan soal yang dapat dikerjakan peserta untuk mengetahui sejauh mana penguasaan materi yang diberikan. Kemudian peserta diberi tugas untuk mempraktikkan dan menyerahkannya sebagai tagihan pelatihan untuk mendapatkan sertifikat 32 jam. Zoom meeting diadakan 3 kali pertemuan dan harus mengisi daftar hadir sebagai bukti keikutsertaannya.

Di akhir sesi pelatihan akan diadakan uji kompetensi dengan batas minimal perolehan nilai 80 dari 100. Jadi untuk mendapatkan sertifikat 32 jam peserta wajib menyerahkan tugas praktik dan lulus uji kompetensi.

Pelatihan terdiri dari 3 unit pelajaran dengan urutan materi sebagai berikut : Unit 1 terdiri dari pelajaran tentang Google Workspace for Education, Google drive, Google meet,Google document,Google slide,Google form,Google classroom, dan Google site. Unit 2 terdiri dari penggunaan teknologi berdampak, menggunakan 2 alat sekaligus, berbagi dan berkolaborasi, form + sheets, form + classroom, document + clasroom, classroom + slides, meet + slides, dan meet + jamboard.

Unit 3 terdiri dari pelajaran tentang pembelajaran tradisional, instruksi langsung, transformasi pelajaran, penilaian siswa, mengelola kelas anda, berkomunikasi dengan keluarga, organisasi diri untuk menjadi lebih produktif, dan memperluas pemahaman anda.

Tiga unit pelajaran di atas disampaikan saat zoom meeting antara pemateri dengan peserta. Di setiap unit, peserta diberi kesempatan untuk bertanya tentang materi yang belum jelas bisa melalui kolom komentar atau bisa melambaikan tangan sehingga terjadi diskusi antara pemateri dan peserta.

Pelatihan bertambah seru saat sesi praktik, semua peserta wajib mempraktikkan langsung cara-cara mengajar menggunakan google meet yang dikolaborasikan dengan google document, google slide,google site, dan penerapan jamboard.

Peserta juga mendapatkan pelatihan bagaimana mengadakan penilaian harian menggunakan google formulir dan hasil pekerjaan peserta didik akan muncul pada google sheet secara langsung tanpa perlu mengoreksinya. Itulah inti dari pelatihan Google Workspace for Education untuk meningkatkan kompetensi pendidik di era digital saat ini.

Dari hasil pelatihan Google Workspace for Education ini terjadi peningkatan keterampilan pendidik dalam menyajikan pembelajaran secara online melalui berbagai aplikasi yang ditawarkan. Di antaranya peserta didik dapat bertemu langsung dengan guru melalui google meet, menjadi lebih bersemangat belajar, rajin absen, menghadiri pertemuan, mengerjakan tugas-tugas. Berkolaborasi dengan teman-temannya, dan memperoleh nilai ulangan dengan hasil memuaskan.

Berdasarkan hasil pengamatan dari penulis, terjadi peningkatan aktivitas pembelajaran antara pendidik dan peserta didik di SMP Negeri 1 Bandar. (unw2/lis)

Guru IPA SMPN 1 Bandar, Kabupaten Batang

Artikel Menarik Lainnya

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya