alexametrics


CRH Mempermudah Mengenali Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati

Oleh : Era Yuliana, S.Pd

Artikel Lain

RADARSEMARANG.ID, Proses pembelajaran adalah salah satu unsur penting dalam dunia pendidikan. Kompleksitas yang tinggi terjadi pada pelaksanaan proses pembelajaran jenjang pendidikan dasar. Siswa pada jenjang pendidikan dasar cenderung memiliki kesadaran yang rendah dalam mengikuti proses pembelajaran.

Siswa cenderung bermain, bergurau dengan temannya, mencari perhatian dan bersikap yang tidak jelas. Bahkan tidak jarang mengganggu proses pembelajaran. Sikap seperti ini seringkali muncul diakibatkan kurangnya guru sebagai pendidikan menampilkan kreativitas dan inovasi dalam proses pembelajaran. Kreativitas guru dalam proses pembelajaran akan mempengaruhi minat dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran.

Ngainun Naim (2011: 245) mengungkapkan kreativitas guru adalah kegiatan guru dalam proses pembelajaran. Yaitu menciptakan sesuatu yang sebelumnya tidak ada dan tidak dilakukan oleh seseorang atau adanya kecenderungan untuk menciptakan sesuatu.

Guru perlu menentukan desain proses pembelajaran yang akan dilaksanakan termasuk pemilihan model pembelajaran. Pemanfaatan model pembelajaran akan dapat menyederhanakan proses pembelajaran yang dilakukan guru dalam kelas.

Model pembelajaran juga dapat digunakan guru sebagai sarana tercapainya tujuan pembelajaran. Saefuddin dan Berdiati (2014: 48) menerangkan model pembelajaran adalah kerangka konseptual yang melukiskan prosedur sistematis dalam mengorganisasikan sistem belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan dan melaksanakan aktivitas pembelajaran.

Praktik penerapan model pembelajaran pada proses pembelajaran perlu mengedepankan asas kebersamaan dalam setiap tahapan pembelajaran. Asas kebersamaan dapat diterjemahkan sebagai proses pembelajaran yang melibatkan siswa untuk melakukan kerja sama dan berinteraksi sosial.

Model pembelajaran Course Review Horay (CRH) merupakan salah satu model pembelajaran yang menggunakan prinsip pembelajaran kooperatif. Huda (2013: 46) mengatakan pembelajaran CRH adalah model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan karena setiap siswa yang dapat menjawab benar maka siswa tersebut diwajibkan berteriak “hore!” atau yel-yel lainnya yang disukai. Model pembelajaran Course Review Horay dapat dikatakan cara memberikan pengertian dengan menstimulasi peserta untuk memperhatikan, menelaah dan berpikir.

Penulis sebagai guru SD Negeri Wonomerto 03, Kecamatan Bandar, Kabupaten Batang menerapkan model pembelajaran ini di kelas tiga tentang menjelaskan perbedaan makhluk hidup dan benda mati. Guru menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan pembelajaran serta model yang akan digunakan. Kemudian, guru menyajikan gambaran secara umum materi pembelajaran. Setelah guru menyajikan materi pembelajaran, lalu guru melakukan tahap pemantapan kepada siswa.

Tahap pemantapan ini dilakukan dengan melakukan tanya jawab. Baik tanya jawab antara siswa dengan siswa dan guru dengan siswa, demikian juga sebaliknya. Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok heterogen 4-5 siswa. Setiap kelompok diharuskan membuat yel-yel kelompoknya. Kemudian guru memberikan tugas kelompok untuk didiskusikan dan membacakan hasil diskusi.

Kelompok menuliskan nomor sembarang dan dimasukkan ke dalam kotak, guru membacakan soal yang nomornya dipilih acak. Siswa yang punya nomor sama dengan nomor soal yang dibacakan guru, berhak menjawab jika jawaban benar diberi skor dan murid menyambutnya dengan yel hore atau yang lainnya.

Guru memberikan apresiasi terhadap kelompok yang dapat menjawab dengan benar dan kelompok dengan yel-yel yang kompak dan meriah. Pada langkah akhir siswa diajak membuat kesimpulan bersama serta membuat evaluasi. Guru menambahkan penguatan materi sebagai penekanan pembelajaran agar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penggunaan model pembelajaran ini dapat meningkatkan motivasi belajar dan minat siswa. Terbukti hasil belajar siswa pada evaluasi akhir pelajaran meningkat. (unw1/lis)

Guru SDN Wonomerto 03, Kec. Bandar, Kabupaten Batang

Artikel Terkait

Terbaru

Lainnya

Populer

Artikel Menarik Lainnya