alexametrics


Penggunaan Flashcards untuk Pembelajaran Present Continuous Tense

Oleh : Drs. Hari Prayitno

Rekomendasi

RADARSEMARANG.ID, Ada begitu banyak jenis/ragam media pembelajaran. Salah satu media pembelajaran yang dapat dikembangkan adalah penggunaan Flashcards. Flashcards adalah kartu-kartu bergambar yang dilengkapi dengan kata-kata, yang diperkenalkan oleh Glenn Doman, seorang dokter ahli bedah otak dari Philadelphia, Pennsylvania. Gambar-gambar pada flashcards dikelompok-kelompokkan antara lain: seri binatang, buah-buahan, pakaian, warna, bentuk-bentuk angka, dsb. Pada awalnya, kartu-kartu tersebut dimainkan dengan cara diperlihatkan kepada anak dan dibacakan secara cepat, hanya dalam waktu 1 detik untuk masing-masing kartu.

Oleh guru bahasa apalagi guru bahasa asing, khususnya Bahasa Inggris, flashcards ini bisa dipakai untuk mengenalkan new vocabularies. Guru bisa dengan cepat menunjukkan gambar sambil bertanya,” What is this?” kepada para siswa. Kalau ini dilakukan secara berulang-ulang, siswa akan mudah mengingat new vocabularies tersebut. Selain mengenalkan kosakata baru, guru juga bisa berkreasi menggunakan flashcards untuk materi lain. Dalam hal ini Penulis, sebagai guru bahasa Inggris di SMP Negeri 9 Salatiga, menggunakan flashcards untuk mengajarkan materi Present Continuous Tense.

Sebelum kita bahas cara mengajarkan materi Present Continuous Tense dengan menggunakan flashcards, marilah kita ulas sejenak proses pembuatan flashcards terlebih dahulu. Cara membuat media pembelajaran sederhana berupa flashcards ini sangat mudah. Apalagi sekarang sudah dibantu dengan teknologi internet yang sangat maju. Pertama-tama siapkan beberapa gambar. Gambar ini bisa berupa gambar seseorang/beberapa orang yang sedang melakukan aktifitas. Misalnya gambar anak sedang berenang, menari, berlari, gambar anak-anak sedang bermain basketball, membaca, sedang menulis, sedang minum teh, sedang menyapu lantai, dll. Hal ini dapat dilakukan dengan cara browsing di internet. Tidak perlu repot-repot menggambar sendiri. Kecuali gurunya punya skill yang memadai dalam hal menggambar. Kemudian cetak gambar tersebut di kertas HVS biasa. Bisa di kertas berwarna putih polos atau berwarna-warni sesuai selera. Setelah itu, gunting gambar tersebut dan sesuaikan besarnya ukuran gambar. Buatlah ukuran yang seragam besarnya. Setelah mendapatkan gambar dengan ukuran yang seragam, tempelkan gambar tersebut di kertas karton tebal. Ukuran kertas karton juga harus seragam besarnya. Langkah terakhir, persiapkan gambar ini sebanyak mungkin. Jumlah gambar disesuaikan dengan jumlah kata kerja yang akan dilatihkan kepada para siswa.

Setelah flashcards selesai dibuat, media ini siap untuk dipraktikkan. Cara menggunakan flashcards ini juga mudah. Tetapi, siswa memang sudah harus menguasai pola kalimat yang menggunakan present continuous tense. Setelah siswa menguasai pola kalimat ini, guru memegang semua flashcards di tangan kiri. Kemudian guru dengan tangan kanan menunjukkan kartu satu per satu kepada siswa pertama sambil bertanya,”What is he doing?”untuk sebuah flashcard dengan gambar anak laki-laki yang sedang berenang misalnya. Kemudian kepada siswa kedua, guru bisa bertanya,”What is she doing?” sambil menunjukkan sebuah flashcard dengan gambar anak perempuan yang sedang menari. Atau guru juga bisa bertanya,”What are they doing?” sambil menunjukkan flashcard dengan gambar beberapa anak yang sedang bermain basketball misalnya. Siswa yang ditanya bisa menjawab pertanyaan guru dengan menggunakan pola “He/She is …(KK+ing)” atau “They are … (KK+ing). Pada contoh tersebut di atas, siswa pertama akan menjawab, “He is swimming.” Siswa kedua akan menjawab,”She is dancing.” Dan siswa ketiga akan menjawab,”They are playing basketball.” Tanya jawab antara guru dan siswa akan berlangsung sampai kartu yang disiapkan guru di tangan kiri habis ditanyakan semua. Dan guru bisa mengulanginya lagi dengan gambar yang diacak urutannya sampai semua siswa mendapat giliran menjawab pertanyaan guru. Dengan mengucapkan kalimat yang mempunyai pola yang sama secara berulang-ulang, siswa dapat menguasai konsep pola kalimat yang menggunakan present continuous tense. (bs2/ton)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 9 Salatiga

Terbaru

Populer

Lainnya