alexametrics


Menerapkan Basis Data untuk Membangun SIM Sekolah

Oleh : Imelda Wikan Kristian, S. Kom

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Revolusi industri 4.0 mempengaruhi banyak sektor kehidupan, diantaranya dalam dunia pendidikan. Perkembangan teknologi informasi sangat bergantung pada data yang diterima. Data sangat dibutuhkan dalam menyajikan suatu informasi.

Data merupakan bentuk yang masih mentah yang belum dapat bercerita banyak, sehingga perlu diolah lebih lanjut. Hasil pengolahan data yang berarti dan memberikan manfaat bagi penerimanya disebut sebagai informasi (Hartono, 2001). Sekolah menampilkan informasi untuk stakeholder pendidikan di antaranya siswa, guru, orangtua, komite sekolah, dan pemerintah.

Basis data adalah kumpulan file-file yang saling berelasi, relasi tersebut biasa ditunjukkan dengan kunci dari tiap file yang ada. Satu basis data menunjukkan satu kumpulan data yang dipakai dalam satu lingkup perusahaan, instansi (Kristanto, 1994). Basis data merupakan komponen sistem informasi yang terhubung, tersimpan di perangkat komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data akan disimpan dalam basis data untuk penyediaaan informasi yang dibutuhkan.

Perangkat lunak untuk memanipulasi basis data disebut dengan DBMS (Database Management System). Salah satu pengembangan DBMS menggunakan konsep basis data relasional untuk menghubungkan beberapa tabel. Sistem informasi sekolah menghubungkan data siswa dan data guru yang dihubungkan oleh data pelajaran.

Penggunaan tabel untuk mempermudah relasi basis data. Field pada tabel data siswa antara lain NISN, nama, jurusan. Data guru memiliki field diantaranya kode guru, nama, mata pelajaran, kelas. Field pada tabel pelajaran diantaranya kode pelajaran, nama pelajaran, dan bobot jam.

Sistem Informasi Manajemen (SIM) merupakan penerapan sistem informasi di dalam organisasi untuk mendukung informasi – informasi yang dibutuhkan olah semua tingkatan manajemen (Hartono, 2001). Sistem informasi membantu manajemen mengambil keputusan dan menjalankan tugas, merupakan kesatuan sumber daya manusia, teknologi informasi dan aturan sistem. SIM dalam bentuk website sekolah dimanfaatkan tingkat manajerial sekolah untuk pengambilan keputusan tentang informasi yang akan ditampilkan. Administrator website akan mengelola data sekolah, baik itu profil sekolah, maupun data akademis siswa dan guru.

SIM sekolah dalam platform website dapat bersifat statis dan dinamis. Bersifat statis jika hanya menampilkan data profil sekolah maupun agenda yang akan dilakukan. Pemakai website hanya dapat menerima informasi dan tidak bisa mengakses maupun berinteraksi, contohnya halaman home pada website, dan profil sekolah. Website sekolah bersifat dinamis jika pemakai berinteraksi dengan website. Basis data akan membantu administrator website dalam penyiapan konten yang diakses pengguna.

Sistem basis data memiliki peran mendukung sistem informasi manajemen sekolah dalam proses identifikasi, pengolahan dan penyajian informasi. Dukungan lain juga diberikan untuk admin SIM adalah mempersiapkan dan menyajikan SIM secara daring pada website resmi sekolah. Basis data berperan penting dalam analisis, perancangan, desain
sistem informasi untuk efisiensi dan efektivitas dalam menyajikan Sistem Informasi Manajemen Sekolah. (bs2/lis)

Guru Produktif Rekayasa Perangkat Lunak SMKN 1 Pabelan, Kab. Semarang

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer