alexametrics


Membangun Paradigma Belajar Kimia Menyenangkan

Oleh : Sri Rahayu, S.Pd

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Kurikulum 2013 menuntut perubahan orientasi pembelajaran pada semua mata pelajaran termasuk mata pelajaran kimia. Namun demikian pembelajaran kimia sampai saat ini belum banyak mengalami perubahan. Secara umum pembelajaran kimia masih didominasi oleh penyampaian informasi atau ceramah dari guru, pemberian contoh-contoh, dan latihan soal-soal. Jadi pembelajaran kimia masih terkesan monoton dan kurang menyenangkan.

Sementara materi peranan ilmu kimia dalam kehidupan kurang mendapat perhatian serius bagi para guru yang mengajar di kelas X SMK. Guru yang mengajar kelas X belum sepenuhnya memperkenalkan pentingnya ilmu kimia bagi kehidupan manusia secara baik kepada siswa yang baru pertama kalinya belajar kimia. Akibatnya siswa tidak mendapat wawasan yang memadai tentang eksistensi pelajaran kimia. Dalam pelaksanaan pembelajaran, kebanyakan guru hanya mengikuti isi buku dan kurang mengaitkan materi-materi yang dibahas dengan realita kehidupan yang terkait.

Informasi publik tentang kimia yang disajikan melalui media masa lebih banyak memberitakan aspek negatif dari bahan kimia dibandingkan dengan aspek positifnya. Contoh berita tentang penyalahgunaan bahan kimia formalin sebagai bahan pengawet. Formalin bukanlah pengawet makanan. Penggunaan formalin sebagai pengawet makanan dapat menyebabkan kanker. Akibatnya kimia terkesan menakutkan dan berbahaya. Sebagian besar siswa memandang pelajaran kimia sebagai pelajaran yang sulit, menakutkan, membahayakan, bukan sebagai pelajaran yang penting, menarik, dan bermanfaat. Oleh karena itu, sebagai guru kimia di SMK Negeri 1 Sragi memberikan ide-ide alternatif pembelajaran kimia yang membangun paradigma pada siswa bahwa belajar kimia menyenangkan.

Salah satu tugas guru kimia masa depan adalah mengenalkan ilmu kimia secara benar kepada siswa. Pengenalan ilmu kimia secara benar dapat meningkatkan minat siswa terhadap ilmu kimia. Tiga ide baru yang diterapkan dalam pembelajaran kimia yang yaitu :

1) Membangun cara berpikir baru siswa tentang ilmu kimia. Ada lima cara berpikir baru tentang pelajaran kimia yang diterapkan di SMK Negeri 1 Sragi yaitu sebagai berikut. a) Katakan kimia itu penting dan jangan katakan kimia itu sulit. b) Katakan kimia menyejahterakan dan jangan katakan kimia membahayakan. c) Katakan kimia menyenangkan dan jangan katakan kimia itu menyeramkan. d) Katakan kimia menyehatkan dan jangan katakan kimia menyakitkan. e) Katakan kimia untuk semua orang dan jangan katakan kimia hanya untuk sebagian orang.

2) Mengaitkan pelajaran kimia dengan eksistensi kimia dalam kehidupan sehari-hari. Guru dalam mengajarkan kimia harus mengaitkan materi pelajaran dengan keberadaan kimia dalam kehidupan sehari-hari, baik itu berupa bahan kimia maupun peristiwa kimia. Jadi dalam pembelajaran materi kimia sebaiknya tidak ditekankan semata-mata pada penguasaan konsep kimia yang berkaitan dengan materi yang sedang dipelajari saja, namun dikaitkan dengan peristiwa dalam kehidupan.

3) Mengajarkan berpikir kritis dan kreatif tentang materi kimia yang dipelajari dan penerapan ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari. Dalam pembelajaran kimia guru mengajarkan siswa untuk berpikir kritis dan kreatif terhadap materi yang dipelajari, baik yang berupa fakta, konsep, maupun prosedur. Guru mengajak siswa mengkritisinya dengan menyampaikan pertanyaan mengapa dan bagaimana. Dalam pembelajaran kimia, ada banyak contoh materi yang dapat digunakan untuk melatih siswa berpikir kritis dan kreatif. Dengan tiga cara tersebut, diharapkan terbangun paragdigma pada siswa bahwa belajar kimia menyenangkan. (pg2/ton)

Guru Kimia SMKN 1 Sragi Kab. Pekalongan

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer