alexametrics


Eksistensi Kepala Sekolah dalam Membangun Manajemen Sekolah saat Pandemi

Oleh: Bahrun Rosyid, S.Ag.,M.A.

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, KEPALA Sekolah memegang peranan vital sebagai Leader dalam membangun atmosfer pendidikan dan memastikan peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran bermakna, seperti guru-guru kami di SMP Negeri 4 Comal-Pemalang yang melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswanya dengan tetap menggunakan pembelajaran aktif. Walaupun pembelajaran dilaksanakan dirumah. Pembelajaran di SMP Negeri 4 Comal Pemalang, tetap menetapkan pembelajaran aktif. MIKIR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi dan Refleksi).

Kepala sekolah memegang peranan penting dalam membuat kebijakan – kebijakan terkait manajemen sekolah di saat pandemi Covid-19. Berbicara kepemimpinan organisasi sekolah, penulis sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Comal – Pemalang merupakan seorang yang berada di garda terdepan dalam upaya mencerdaskan bangsa. Karena Kepala Sekolah merupakan ujung tombak dalam keberhasilan maju atau tidaknya suatu satuan pendidikan yang ia pimpin.

Beberapa langkah yang saya ambil selaku Kepala Sekolah SMP Negeri 4 Comal – Pemalang, dalam membangun manajemen sekolah yang salah satunya tetap memasukan unsur pembelajaran aktif MIKIR ditengah pandemi Covid-19, yaitu Mendayagunakan seluruh komponen pendidikan dalam rangka menjamin terlaksananya pembelajaran dengan suasan yang berbeda.

Merancang kurikulum dan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi darurat karena Covid-19 ini melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi (kelas pintar). Langkah ini sangat penting mengingat bahwa kegiatan belajar mengajar akan dilakukan oleh guru dan peserta didik meskipun menggunakan metode daring mengajar akan dilakukan oleh guru dan peserta didik meskipun menggunakan metode daring. Saya bersama para guru membuat peta pengajaran yang rinci akan akurat tentang sebaran materi yang akan dilaksanakan/dibahas selama pandemi Covid-19. Serta meminta para guru antar mata pelajaran untuk dapat berkolaborasi dan mengatur jadwal sehingga beban tugas peserta didik tidak terlalu tinggi dan menumpuk. Selain itu, berdasarkan edaran Bupati Pemalang bahwa tugas tidak hanya aspek pengetahuan, maka kami juga menyelipkan aspek life skills (kecakapan hidup) dimana siswa merasa pembelajaran daring harus menyenangkan dan bermakna.

Segenap pemberian motivasi kepada para guru juga saya sampaikan agar apapun kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh guru dapat dibicarakan dengan baik tentang pemanfaatan media daring ataupun solusi yang ingin di dapatkan. Guru mengajar online artinya membutuhkan ekstra energi untuk menyiapkan meteri, dan lain-lain. Saya selalu memberikan kata-kata motivasi dan juga himbauan agar dalam masa-masa yang penuh kebosanan ini siswa tetap bersemangat melakukan aktivitas/tugasnya dirumah. Orang tua pun demikian, banyak yang merasa stres dan kewalahan karena menjadi guru dadakan di rumah bagi anak-anaknya.

Saya mengirimkan kalimat apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada segenap orang tua melalui whatsapp grup paguyuban seluruh kelas yang berisikan 150 anggota. Seluruh orangtua memberikan feedback yang sangat responsif terhadap penyerahan tugas dll. Pesan semangat dan motivasi tentunya sedikit banyak akan mampu menghidupkan kembali semangat yang mulai mengendor sesuai petuah ala Ki Hajar Dewantara : “Ing Madya Mangun Karsa” atau di tengah-tengah memberi semangat tentu saja langkah ini sangatlah efektif.

Melakukan pelatihan daring secara singkat mengenal platform PPJ. Saya selaku kepala sekolah menyadari keterbatasan kemampuan dan sarana yang tersedia. Tidak semua guru mampu mengoperasikan platform daring dan mempunyai sarana seperti ketersediaan kuota sepanjang waktu. Disinilah peran para guru yang melek IT dan yang telah mendapatkan pelatihan-pelatihan berbasis nasional dan internasional di bidang IT. Guru-guru yang melek IT mendampngi guru lain yang belum bisa sehingga ketercapaian penggunaan dan pengoperasian platform dapat dijalankan. Kini, untuk kuota para guru pun sudah dimasukkan ke dana bos sesuai edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, sehingga kendala kuota bukan lagi menjadi penghalang bagi para guru untuk mengoperasikan aplikasi pembelajaran daring/online.

Mentransformasikan laporan tugas ke dalam bentuk daring untuk Dinas Pendidikan. Seluruh pemangku kepentingan sekolah yang bertugas dan menjabat untuk menyusun rencana kerja darurat untuk dilaporkan setiap harinya. Laporan tersebut secara terperinci deperti deskripsikegiatan dan bukti fisik seperti foto dan lain-lain. Laporan dikirim melalui google form sehingga memudahkan semua pemangku kepentingan sekolah dalam pelaporan dan bertanggungjawab atas tugas dan kinerja masing-masing.

Melakukan komunikasi multi arah dalam upaya sterilisasi satuan pendidikan. Wabah yang sedang berlangsung ini sangat memprihatinkan dan tentu saja pihak sekolah harus ikut andil dalam melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran Covid-19. Sekolah mendapatkan bantuan dari instansi terkait untuk melakukan penyemprotan disinfektan ( disinfectant spray ) di lingkungan sekolah agar sekolah siap digunakan pada waktunya. Selain itu, para siswa diajarkan untuk membuat disinfektan sendiri dan menjadi agen pencegahan Covid-19 di rumahnya masing-masing.

Demikian langkah-langkah kepala sekolah yang penulis laksanakan dalam rangka membangun manajemen sekolah di saat pandemi Covid-19 di SMP Negeri 4 Comal Kabupaten Pemalang. (pg1/zal)

Kepala SMPN 4 Comal, Pemalang.

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer