alexametrics

Tingkatkan Keterampilan Menulis Teks Narrative Bahasa Inggris melalui Teknik Cloze Procedure

Oleh : Hardiyanti Dwi Lestari, S.Pd

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Tujuan pengajaran keterampilan menulis bahasa Inggris pada level Sekolah Menengah Atas (SMA) agar siswa menghasilkan berbagai bentuk teks fungsional pendek dan esei. Bentuk teks yang harus dihasilkan adalah recount, narative, procedure, descriptive, report, news item, exposition, explanation, discussion, dan review.

Untuk mencapai tujuan pengajaran keterampilan menulis seperti dinyatakan di atas bukan hal mudah. Alasannya karena keterampilan menulis merupakan keterampilan yang paling sulit dibandingkan dengan keterampilan berbahasa lainnya.

Hal tersebut dialami pula oleh penulis sebagai guru bahasa Inggris di SMA Negeri 1 Purwodadi. Meskipun siswa telah memahami teori-teori menulis untuk mengembangkan gagasan, menyusun informasi ke dalam tulisan, ditambah dengan latihan dan bimbingan dari guru agar mampu menulis dengan baik, namun usaha-usaha tersebut belum membuahkan hasil yang optimal. Motivasi dan kompetensi siswa dalam menulis berbagai teks bahasa Inggris masih tetap rendah.

Penulis tertarik untuk memfokuskan permasalahan pada rendahnya kemampuan siswa kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 1 Purwodadi dalam menulis teks bahasa Inggris dan mencoba untuk mencari solusi jawaban atas permasalahan ini. Penulis berasumsi bahwa rendahnya kemampuan siswa dalam menulis teks tersebut adalah karena kurangnya pengetahuan siswa tentang tata bahasa (grammar) dan pemilihan bentuk kata yang tepat dalam menulis. Untuk ini diperlukan teknik pembelajaran yang tepat sesuai dengan tujuan penulisan teks tersebut.

Teknik yang dipilih adalah Cloze Procedure merupakan suatu teknik di mana siswa dituntut untuk jeli dalam memilih bentuk dan jenis kata yang sesuai untuk mengisi teks rumpang (Bima, M: 2011). O’Malley dan Lorraine (1996: 114) mendefinisikan Cloze Procedure sebagai teks atau bacaan dengan rumpang yang mewakili kata-kata yang sudah dihilangkan dari teks aslinya, bagian rumpang tersebut harus dilengkapi oleh pembaca.

Dengan menerapkan teknik pembelajaran Cloze Procedure dapat meningkatkan kompetensi siswa dalam menulis teks bahasa Inggris. Memilih kata yang paling tepat untuk melengkapi kalimat bukanlah sesuatu yang mudah. Siswa harus jeli memahami makna kalimat serta pilihan jawaban yang logis. Secara klasikal guru menugaskan siswa menemukan kata-kata berbentuk past tense baik regular maupun irregular verb, time connectors, conflict, resolution, dan struktur teks naratif. Guru memberikan waktu untuk diskusi kelas sehingga siswa memiliki kesempatan untuk bertanya tentang hal-hal yang belum dipahami. Awal kondisi pembelajaran sebelum dilakukan tindakan dan sesudah dilakukan tindakan dengan menerapkan teknik cloze procedure menunjukkan adanya perbedaan yaitu terjadi peningkatan baik dari segi proses maupun hasil belajar siswa. Hal ini tergambar dari semakin membaiknya aktivitas atau partisipasi siswa dalam mengikuti pelajaran dan hasil belajar yang diperoleh siswa setelah mengikuti pembelajaran melalui teknik cloze procedure.

Berdasarkan ini dapat disimpulkan dengan menerapkan teknik cloze procedure sebagai teknik pembelajaran dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi menulis teks naratif bahasa Inggris di kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 1 Purwodadi. Di samping itu penerapan teknik cloze procedure dapat meningkatkan kemampuan guru mengelola pembelajaran bahasa Inggris khususnya pada materi menulis/writing. (ti1/lis)

Guru Bahasa Inggris SMAN 1 Purwodadi, Grobogan.

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer