alexametrics

Asyiknya Belajar Perkalian dan Pembagian Bilangan Bulat dengan Tutor Sebaya

Oleh : Sukati, S.Pd.

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Mata pelajaran Matematika merupakan salah satu mata pelajaran yang kurang disukai oleh peserta didik khususnya di tingkat SD. Di antara alasan mereka karena sulit, sehingga mereka takut terhadap mata pelajaran tersebut. Apalagi semakin tinggi kelas, maka materi yang disampaikan semakin beragam. Perkalian dan pembagian termasuk salah satu materi dasar yang harus dikuasai oleh semua peserta didik. Karena perkalian merupakan dasar agar bisa mengerjakan semua materi dalam mata pelajaran Matematika.

Hal ini bisa dilihat dari nilai hasil belajar peserta didik yang kurang memuaskan atau tidak mencapai KKM yang telah ditetapkan sekolah. Kondisi seperti ini dialami oleh peserta didik di kelas VI SDN 03 Legokkalong, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan pada materi Perkalian dan Pembagian bilangan bulat. Bentuk pekalian dan pembagian antara positif dengan positif, positif dengan negatif atau sebaliknya, dan negatif dengan negatif. Apabila ada soal yang berbeda tanda dalam perkalian maupun pembagian, mereka akan mengalami kesulitan.Selain itu, dalam pembelajaran banyak siswa yang kurang aktif, acuh tak acuh, tidak berani bertanya, bahkan ada yang asyik mengobrol dengan temannya.

Kondisi seperti ini harus dicari solusinya agar hasil belajar mereka dapat meningkat dan mencapai KKM. Salah satu cara yang dipilih dalam pemelajaran ini adalah dengan metode Tutor Sebaya. MetodeTutor Sebaya merupakan metode yang dilakukan dengan cara memberdayakan kemampuan siswa yang memiliki daya serap tinggi, siswa tersebut mengajarkan materi atau latihan kepada teman-temannya yang belum paham (Soeprojo dkk 2008: 295). Pemakaian metode ini, mereka tidak merasa malu atau takut untuk bertanya. Selain itu dengan metode ini, akan tercipta hubungan yang akrab antara mereka dengan temannya sebagai tutor.Bagi tutor sendiri bisa menjadi motivasi belajar, pengayaan materi, serta dapat meningkatkan rasa tanggung jawab.

Adapun peran guru sebagai fasilitator dan pembimbing bagi peserta didik dengan mengawasi dan mengarahkan pelaksanaan metode tutor sebaya ini.Tahap pelaksanaan, guru mengidentifikasi peserta didik yang kesulitan memahami materi pelajaran, melaksanakan tutorial dengan penggunaan bahan dan langkah-langkah yang telah disiapkan. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut : 1) Melakukan seleksi di antara peserta didik yang mempunyai kemampuan lebih dan bisa berkomonikasi baik dengan peserta didik lain. 2) Membagi siswa menjadi beberapa kelompok kecil, di mana siswa yang pandai menyebar dalam setiap kelompok dan berperan sebagai tutor, 3) Sebelum tutor menyampaikan materi, guru memberi arahan agar apa yang disampaikan tepat, 4) Guru menjelaskan kepada siswa tujuan pembelajaran tutor sebaya. 5) Memilih topik pembahasan yang sesuaidengan kemampuan tutor sebaya. 6) Memberikan reward kepada kelompok dan tutor yang terbaik dalam menyampaikan dan membahas permasalahan.

Dengan demikian metode tutor sebaya ini dapat meningkatkan nilai peserta didik di kelas VI SDN 03 Legokkalong.Dengan metode pembelajaran ini pula semua siswa akan terlibat aktif dalam pembelajaran, suasana kelas lebih hidup, dan jalinan pertemanan semakin akrab. (ti2/ton)

Guru SDN 03 Legokkalong Kec. Karanganyar, Kab. Pekalongan.

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer