alexametrics

Cara Efektif Balajar Biologi dengan Metode Hypnoteaching

Oleh: Nanik Esti Wulandari

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Pendidikan di era sekarang ini sangat jauh berbeda dengan pendidikan pada masa lampau. Di zaman now pendidik dituntut tidak hanya mampu merencanakan, melaksanakan, mengevaluasi, dan menganalisis pembelajaran, Tetapi pendidik zaman now dituntut harus bisa memotivasi peserta didik agar mampu menjadi manusia pembelajar sejati, dan dalam proses kegiatan belajar mengajar guru harus menggunakan berbagai macam metode pembelajaran serta melakukan inovasi-inovasi pembelajaran yang variatif. Jika tidak, cepat atau lambat guru akan ditinggalkan para siswa.

Metode pembelajaran adalah cara yang teratur dan sistematis tentang teknik penyajian materi pembelajaran yang disampaikan oleh pendidik, agar peserta didik dapat menangkap, memahami dan melakukan materi pelajaran dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran yang telah di tentukan. Metode sifatnya adalah fleksibel, artinya metode sangat bergantung pada keaadaan peserta didik, lingkungan dan sarana yang tersedia. Adapun ciri metode yang baik di antaranya yaitu dapat memptivasi peserta didik, mengefektifkan aspek afektif, kognitif dan psikomotorik, serta membuat siswa menjadi aktif dan apresiatif.

Dari sekian banyak metode pembelajaran ada satu metode pembelajaran yang disebut metode hypnoteaching. Hypnoteaching berasal dari kata Hypno dan Teaching. Hypno sendiri berasal dari kata hypnosis yang artinya mensugesti sedangkan kata teaching artinya mengajar. Jadi hypnoteaching bisa diartikan sebagai meng-hypnosis/mensugesti siswa agar menjadi pintar.

Hypnoteaching bisa juga diartikan sebagai pembelajaran bawah sadar, yaitu cara mengajar yang unik, kreatif sekaligus imajinatif (Jaya:2010). Metode hypnoteaching dapat disimpulkan sebagai sebuah cara mengajar yang menggunakan teknik-teknik hypnosis yang mengutamakan potensi otak bawah sadar. Komunikasi yang digunakan bersifat sugestif dan persuasif yang konstruktif agar muncul inner motivation pada diri siswa. Dengan tujuan, siswa akan merasa nyaman, tenang dan damai dalam belajar serta terhindar dari sifat bosan, jenuh, dan tegang.

Hypnoteaching lebih banyak mengambil peran pikiran bawah sadar. Frekuensi gelombang otak yang dipakai adalah alpha dan theta yang akan memproduksi hormon serotonin dan endorphin. Otak akan mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine, dan argine-vasopressin yang menyebabkan seseorang merasa nyaman, pikirannya sangat hening dan khusyuk, hatinya merasa tenang, serta bahagia dalam hidupnya. Otak bawah sadar peserta didik harus ditanamkan nilai-nilai kebaikan, keyakinan, optimistisme, dan motivasi yang positif sehingga peserta didik kelak menjadi manusia yang sukses dan bahagia di dalam kehidupannya.

Hypnoteaching bisa disebut sebagai pembelajaran dengan mengaktifkan inner motivation dan mempersuasi siswa untuk nyaman dan betah dalam belajar. Selanjutnya, dengan sugesti yang diberikan mereka akan termotivasi untuk terus menikmati belajarnya. Sugesti yang kuat adalah sugesti yang dilakukan melalui proses sensualisasi. Proses ini diartikan sebagai proses pengalaman yang tidak hanya meliputi aspek visual, tetapi juga melibatkan aspek auditori (pendengaran), alfaktori (penciuman), gustatori (pengecapan), dan kinestetik (perasaan). Efektivitas sugesti sangat dipengaruhi oleh tingkat keyakinan, pengharapan, dan kepasrahan klien terhadap hasil yang akan dicapai melalui sugesti yang diberikan.

Metode hypnoteaching pada dasarnya adalah metode ceramah. Akan tetapi metode ceramah yang sudah dimodifikasi dan dikombinasi. Metode ini adalah metode ceramah yang sangat mengasyikkan bagi siswa MAN Demak. Hal ini karena metode ini berupa sugesti persuasi yang merangsang otak peserta didik terutama terutama otak kanan yang lebih dominan kepada hal-hal yang kreatif dan innovatif. (kb4/ton)

Guru MAN Demak.

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer