alexametrics


Mudah Disiplinkan Belajar Siswa melalui Metode CPD

Oleh : Amalia Dona Siska S.Pd.SD

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, SEORANG guru memang sebaiknya harus menggunakan metode pembelajaran atau learning methods yang tepat agar tercipta proses belajar mengajar yang efektif dan efisien. Selain itu, siswa juga bisa belajar dengan baik karena learning methods yang digunakan oleh guru menjadikan penyampaian materi menjadi lebih menarik dan bagus. Untuk itulah, guru perlu mengenal learning methods untuk mendukung ketercapaian tujuan belajar mengajar.

Dalam memilih metode pembelajaran yang tepat, maka seorang guru harus terlebih dahulu mengenali karakteristik peserta didik. Selain itu, seorang guru harus mampu menggunakan metode berbeda untuk setiap kelas sesuai dengan karakteristik dan kemampuan peserta didik di dalam kelas. Pengalaman telah menjadi guru di SDN 02 Wringinagung yaitu siswa diajak belajar tidak ada semangat, dan menurunnya hasil belajar. Terlihat pada setiap mata pelajaran nilai ulangan yang selalu di bawah kriteria ketuntasan minimal (KKM).

Penulis menerapkan metode Ceramah Plus Drill (CPD) adalah metode mengajar yang menggunakan lebih dari satu metode, yaitu kombinasi metode ceramah dan drill. Metode ceramah adalah metode yang boleh dikatakan metode tradisional, karena sejak dulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dengan siswa dalam proses belajar mengajar. Meskipun metode ini lebih banyak menuntut keaktifan guru dari pada anak didik, tetapi metode ini tetap tidak bisa ditinggalkan begitu saja dalam kegiatan pengajaran.

Metode ini merupakan sebuah metode mengajar dengan menyampaikan informasi dan pengetahuan secara lisan kepada sejumlah siswa, yang pada umumnya mengikuti secara pasif. Model drill adalah suatu model dalam pembelajaran berbasis komputer dengan jalan melatih siswa terhdap bahan pelajaran yang sudah diberikan.

Adapun tujuan penggunaan metode drill menurut (Armai, 2002:175), metode ini merupakan kombinasi antara kegiatan menguraikan materi pelajaran dengan kegiatan memperagakan atau latihan. Proses pembelajaran yang menggunakan metode ceramah, perhatian terpusat pada guru sedangkan siswa hanya menerima secara pasif.

Tahapan-tahapan yang harus dilakukan antara lain, pertama, mempersiapkan pertanyaan-pertanyaan atau perintah-perintah beserta jawabannya. Kedua, mengajukan pertanyaan secara lisan, tertulis, atau memberikan perintah untuk melakukan sesuatu. Ketiga, mendengarkan jawaban lisan atau memeriksa jawaban tertulis atau melihat gerakan yang dilakukan. Keempat, mengajukan kembali berulang-ulang pertanyaan atau perintah yang telah diajukan dan didengar jawabannya. Sedangkan kegiatan siswa adalah mendengarkan baik-baik pertanyaan atau perintah yang diajukan guru kepadanya, menjawab secara lisan atau tertulis atau melakukan gerakan seperti yang diperintahkan, mengulang kembali jawaban atau gerakan sebanyak permintaan guru, mendengarkan pertanyaan atau perintah berikutnya.

Dengan penerapan metode CPD, maka peserta didik khususnya kelas 4 SDN 02 Wringinagung dalam waktu yang relatif singkat, dapat diperoleh penguasaan dan keterampilan yang diharapkan. Dan akan tertanam pada setiap pribadi anak terkait kebiasaan belajar secara rutin dan disiplin. (ce3/ida)

Guru SDN 02 Wringinagung, Kecamatan Doro, Kabupaten Pekalongan

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Populer