alexametrics

Tingkatkan Motivasi Belajar Siklus Air dengan Discovery Learning

Oleh : Titik Winarti S.Pd.SD

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, AIR merupakan salah satu kebutuhan dasar manusia dan sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Air memiliki banyak kegunaan antara lain untuk keperluan rumah tangga, pertanian, industri, dan untuk pembangkit listrik. Air selalu tersedia di bumi karena air mengalami siklus. Siklus air termasuk dalam kompetensi dasar pelajaran IPA di kelas V, tetapi peserta didik di SDN Kwigaran, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, kurang mampu menguasai materi siklus air. Hal ini menjadi tantangan bagi guru agar peserta didik mampu menguasai materi siklus air. Untuk itu, guru melakukan perbaikan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning.

Model pembelajaran penyingkapan/penemuan (discovery/inquiry learning) adalah memahami konsep, arti, dan hubungan melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. Discovery terjadi bila individu terlibat terutama dalam penggunaan proses mentalnya untuk menemukan beberapa konsep dan prinsip. Discovery dilakukan melalui observasi, klasifikasi, pengukuran, prediksi, penentuan, dan inferensi. Proses di atas disebut cognitive process, sedangkan discovery itu sendiri adalah the mental process of assimilating concepts and principles in the mind (Robert B Sund dalam Malik, 2001:219).

Aryana (2018) mengemukakan aktivitas model pembelajaran Discovery Learning yaitu dengan menggunakan sintak antara lain sebagai berikut, pertama, pemberian rangsangan (stimulation). Kedua, pernyataan/identifikasi masalah (problem statement). Ketiga, pengumpulan data (data collection). Keempat, pengolahan data (data processing). Kelima, pembuktian (verification). Dan keenam, menarik simpulan/generalisasi (generalization).

Langkah-langkah yang harus dilakukan guru untuk menerapkan model Discovery Learning pada pembelajaran siklus air sebagai berikut, pertama, pemberian rangsangan (stimulation). Guru menyiapkan alat, bahan, media, dan LKPD yang akan digunakan sudah tersedia dan mencukupi untuk semua peserta didik. Kemudian membagi peserta didik ke dalam kelompok yang beranggotakan 4-5 orang, memfasilitasi peserta didik mengamati video proses terjadinya hujan, mengingatkan kembali pengertian dari penguapan dan pengembunan. Misalnya dengan memberi instruksi kepada peserta didik untuk mendiskusikannya. Kedua, problem statement (identifikasi masalah) yaitu peserta didik merumuskan masalah yang akan dipecahkan dalam pembelajaran. Misalnya guru menanyakan bagaimana tahap-tahap pada proses siklus air. Ketiga, data collection (pengumpulan data) dengan mengamati toples kaca yang diberi air panas sepertiga bagian, kemudian toples ditutup. Bakar kapas dan masukkan ke dalam toples. Letakkan es batu di atas tutup toples. Selanjutnya peserta didik mengamati proses penguapan air dalam toples, setelah didinginkan uap air mengembun pada tutup toples dan jatuh kembali ke bawah. Keempat, data processing (pengolahan data), peserta didik menjelaskan proses yang terjadi di dalam toples yaitu terjadi proses penguapan, pengembunan, dan presipitasi. Peserta didik mencari dari berbagai sumber bacaan tentang pengertian dari evaporasi, presipitasi, kondensasi, transpirasi, dan infiltrasi. Peserta didik membuat skema siklus air secara sederhana, misalnya dengan menggunakan gambar. Kelima, verification (pembuktian). Peserta didik mempresentasikan hasil kerja kelompoknya. Keenam, generalization (kesimpulan). Peserta didik dalam kelompok menyimpulkan hasil penyelidikannya tentang siklus air dalam bentuk skema atau peta pikiran.

Pembelajaran siklus air dengan model discovery learning menggunakan alat peraga menunjukkan hasil yang baik. Peserta didik merasa lebih mudah memahami tahap-tahap siklus air karena terlibat langsung dalam kegiatan nyata dan dapat mengembangkan keterampilan kreatif dalam pemecahan masalah. Ini meningkatkan motivasi belajar. (ce4/ida)

Guru IPA SDN Kwigaran, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan

Tinggalkan Balasan

Terbaru

Syekh Jumadil Kubro Generasi Pertama Walisongo

RADARSEMARANG.ID - Makam Syekh Maulana Jumadil Kubro ditemukan pada zaman penjajahan Belanda. Makamnya berlokasi di Jalan Arteri Yos Sudarso...

Lainnya

Menarik

Populer

Taman Pierre Tendean Usung Konsep Smart Park

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Pierre Tendean bakal menjadi taman percontohan di Kota Semarang. Mengusung konsep Smart Park dengan sentuhan...