alexametrics

Belajar Menghitung Luas Permukaan Prisma dengan Alat Peraga

Baca Lainnya

Tingkatkan Hasil Belajar Sejarah Islam Siswa dengan Metode Resitasi

RADARSEMARANG.ID, SEJARAH Islam merupakan materi yang sangat penting bagi pembentukkan karakter siswa, baik ditinjau dari aspek pengetahuan, aspek spiritual...

Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Metode Assisted Learning

RADARSEMARANG.ID, Pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri 1 Lebakbarang sering mengalami kesulitan. Kesulitan itu muncul dalam upaya...

Asyiknya Belajar IPA Selama Pandemi melalui PBL

RADARSEMARANG.ID, Pada hakekatnya kegiatan pembelajaran adalah suatu proses interaksi atau timbal balik antara guru dan peserta didik. Dalam proses...

RADARSEMRANG.ID, BELAJAR matematika bagi siswa yang bisa, sangat menyenangkan. Berbeda dengan siswa yang tidak suka matematika, mereka menganggap matematika pelajaran yang membosankan, menakutkan, atau menegangkan. Karena selain matematika, sulit untuk diterima pelajaranya. Matematika juga harus bisa menghafal rumus guna mengerjakan soal yang diberikan. Hal itu banyak dijumpai pada siswa kelas 8 di SMP 1 Sragi, Kabupaten Pekalongan pada saat guru mengajarkan materi KD 3.7 tentang Bangun Ruang Sisi Datar (BRSD), siswa sering mengeluhkan materi ini. Karena selain harus bisa menghitung, siswa juga harus mengetahui unsur dan hafal rumus untuk menghitung luas permukaan. Harus bisa menggambar bangun ruang lebi dulu, sebelum mengerjakan apa yang ditanyakan.

Materi BRSD di dalamnya mencakup Kubus, Balok, Prisma dan Limas. Pada saat guru mengajarkan materi BRSD untuk menentukan unsur-unsurnya, siswa masih menanggapi dengan enjoy, masih menangkap materi dengan mudah. Begitu masuk pada materi BRSD menghitung luas permukaan, siswa sudah mulai mengerutkan kening. Karena selain menghitung, siswa harus bisa menghafal rumus untuk menghitung luas permukaan.

Pada saat menghitung luas permukaan prisma, luas permukaan kubus dan balok dianggapnya masih gampang, karena selain bangun tersebut dapat dijumpai dalam kehidupan sehari–hari, rumusnya masih bisa untuk dihafal siswa. Berbeda dengan prisma, terkhusus prisma yang alasnya berbentuk segitiga dan posisi prisma tersebut alasnya tidak berada di bawah melainkan di samping, siswa mulai kebingungan pada saat menghitung luasnya. Siswa kebingungan menentukan mana sisi alas dan atasnya. Ditambah lagi pada saat menerangkan materi tersebut, guru hanya menggambarkan dan menuliskan rumus umum untuk menghitung luas permukaan prisma tanpa mengecek apakah siswa sudah paham konsepnya apa belum.

Hal itu ditunjukkan siswa pada saat Ulangan Harian, nilainya rendah dibandingkan pada saat Ulangan Harian materi kubus dan balok. Siswa banyak mengalami kesulitan spasial saat membayangkan bentuk bangun ruangnya dan kesulitan menggambarkannya. Terkadang siswa juga masih bingung membedakan mana prisma dengan limas.

Untuk mengatasi hal tersebut bisa menggunakan alat bantu peraga pada saat mengajarkan materi BRSD. Supaya siswa dapat dengan jelas menangkap apa yang diterangkan tanpa membayangkan bangun ruangnya. Alat peraga adalah suatu alat yang dapat diserap oleh mata dan telinga dengan tujuan membantu guru agar proses belajar mengajar siswa lebih efektif dan efisien (Sudjana, 2009).

Alat peraga dalam pendidikan bertujuan supaya proses mengajar lebih efektif. Manfaatnya dapat mempermudah saat penyampaian materi pengajaran/informasi dari guru. Alat peraga yang dipakai yaitu alat peraga prisma yang terbuat dari bahan papan dan dikait dengan besi pada rusuk-rusuknya alat peraga tersebut yang dimiliki di SMP 1 Sragi Kabupaten Pekalongan. Dengan alat peraga tersebut, siswa dapat melihat secara langsung, mana luas permukaan yang akan dihitung sehingga siswa tidak kesulitan lagi pada saat disuruh menghitung luas permukaan prisma segitiga. Karena mereka tinggal menambahkan luas alas, luas atas, ditambah keliling alas dikalikan dengan tingginya.

Dengan bantuan alat peraga yang digunakan untuk pembelajaran materi BRSD, dapat menimbulkan minat belajar siswa karena pelajaran menjadi lebih menarik, siswa tidak mudah bosan, bahkan membuat siswa lebih aktif melakukan kegiatan belajar seperti mengamati, melakukan dan mendemostrasikan. Nilai yang ditunjukkan pada saat evaluasi materi tersebut mengalami peningkatan dibanding perolehan sebelum menggunakan alat peraga. (fbs2/ida)

Guru SMPN 1 Sragi, Kabupaten Pekalongan

Terbaru

‎Imbas Covid, Pemerintah tak Ingin Banyak Buruh Di-PHK

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida ‎Fauziyah menerbitkan surat edaran yang isinya adalah mengatur tentang penetapan upah minimum...

Tak Sepakat Omnibus Law, Uji Materi ke MK Lebih Tepat

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Aksi massa menolak Undang-Undang Omnibus Law patut diapresiasi karena itu hak warga negara. Tapi, akan lebih baik mengajukan uji materi ke...

TKSK Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Warga Pesisir

RADARSEMARANG.ID, Demak - Para aktivis yang tergabung dalam Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Demak, Selasa (27/10/2020) kemarin, mendistribusikan bantuan paket sembako untuk 250...

PT Pos Patuhi Prokes Salurkan BST

RADARSEMARANG.ID, Demak - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang dilaksanakan PT Pos Indonesia Kabupaten Demak tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bantuan dari Kementerian Sosial...

Cek Suhu dan Rapid Test di 17 Rest Area

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polda Jateng memantau ketat setiap pengendara mobil yang melintasi ruas jalan tol dan masuk ke-17 rest area di wilayah Jateng. Bahkan,...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Usir Bosan ke Toko Buku

RADARSEMRANG.ID, Banyak hal yang bisa dilakukan ketika mood seseorang sedang tidak stabil. Misalnya, dengan makan coklat, olahraga hingga traveling. Salah satu dara muda yang...

Random

Kondisi Terduga Pembunuh Bayi Semakin Menurun

RADARSEMARANG.ID, UNGARAN – Karena kondisi kesehatannya terus menurun setelah melahirkan hingga mengalami pendarahan, Feri Safitri, 18 tahun karyawati Ungaran Sari Garmen (USG) yang diduga...

Order Beras 3 Ton, Warga Pondok Gede Diringkus Tim Resmob

RADAR SEMARANG.ID, MAGELANG – Seorang warga Pondok Gede, Bekasi, berinisial BSK alias Purnomo diamankan Tim Resmob Polres Magelang Kota. Pasalnya, ia berhasil mengelabui seorang penyuplai...

Memotivasi Siswa Menulis Karya Tulis Dampak Radiasi Elektromagnetik

RADARSEMARANG.ID, Menulis merupakan kegiatan yang menyenangkan. Apalagi menulis tulisan yang bermutu dan menarik seperti karya tulis ilmiah. Dengan menulis kita akan menularkan pengetahuan,...

Model DongDunBin Tingkatkan Karakter Positif Siswa

RADARSEMARANG.ID, PEMBELAJARAN di sekolah adalah suatu kegiatan yang menyenangkan bagi siswa baru. Kebanyakan para siswa akan berangkat sekolah lebih awal dan bahkan juga banyak...

Golkar dan Tim Eisti Jos Pasok Susu, Pakaian dan Obat obatan

RADARSEMARANG.ID, DEMAK-Tim Eisti Jos, Fraksi Golkar dan Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Demak peduli banjir Desa Trimulyo, Kecamatan Guntur memasok berbagai macam bantuan untuk...

Lainnya