alexametrics

Protagonis dan Antagonis, Siapa Baik, Siapa Jahat?

Baca Lainnya

KBM Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, MASIH ingat hari senin tanggal 16 Maret 2020 yang lalu, bahwa semua sekolah dari tingkat TK, SD,...

Belajar Berbagai Pekerjaan dengan Metode Project Based Learning

RADARSEMARANG.ID, KENAPA siswa ketika menerima pembelajaran sering mengantuk dan tidak menyenangkan, hal ini menjadi permasalahan banyak guru ketika melakukan...

GCR Mudahkan Supervisi di Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 berdampak pada semua bidang. Diantaranya, pada bidang pendidikan membuat model pembelajaran berubah dari tatap muka menjadi...

RADARSEMARANG.ID, Konsep protagonis dan antagonis dalam karya sastra anak cenderung menanamkan stigma baik dan buruk secara hitam putih. Protagonis identik dengan karakter utama yang selalu baik dan antagonis adalah tokoh lawan yang harus bersifat buruk. Dampaknya anak jadi menyimpulkan bahwa protagonis adalah tokoh baik dan antagonis yang jahat. Padahal dalam cerita anak sendiri tidak selalu dapat dipahami sesederhana itu.

Mari kita ambil contoh cerita Legenda Roro Jonggrang. Kita bersepakat dulu protagonisnya Roro Jonggrang dan antagonisnya Bandung Bondowoso. Roro Jonggrang bersifat baik karena dia protagonis dan Bandung Bondowoso bersifat jahat karena antagonis. Berdasar pengalaman penulis yang mengajar di SD, bertahun-tahun, itulah konsep yang tertanam pada siswa yang saya ajar. Apa sifat baik Roro Jonggrang? Berbakti pada orangtua, yaitu Prabu Baka. Lalu tidak adakah sifat buruknya? Roro membenci Bandung yang membunuh ayahnya, tapi dia takut pada Bandung sehingga tidak secara terang-terangan menolak lamarannya. Roro pun mengajukan syarat pada Bandung. Dia mau diperistri oleh Bandung asalkan dibuatkan seribu candi dalam semalam. Bandung menyanggupi dan hampir berhasil, tapi saat kurang satu candi lagi, tiba-tiba ayam jago berkokok menandai hari telah pagi. Meskipun sebenarnya hari masih malam karena berkokoknya ayam akibat ulah Roro dan para dayang yang membunyikan lesung dan membuat api unggun besar sehingga ayam jago di dekatnya mengira fajar telah tiba dan ia berkokok nyaring. Roro sudah berbuat curang demi mengingkari janjinya pada Bandung.

Kita beralih ke Bandung Bondowoso, karakter yang diceritakan sakti, sanggup memerintah bangsa jin. Kejahatannya adalah membunuh Prabu Baka demi menguasai kerajaannya. Kebaikannya? Bandung sportif. Dia melamar Roro, menerima syarat yang diajukan dan mengerjakannya sesuai jadwal. Padahal kalau menurut kesaktian yang dimilikinya dia bisa saja langsung memaksa Roro jadi istrinya tanpa perlu susah payah membangun seribu candi dalam semalam. Bandung sungguh demokratis dalam hal ini, memberi kesempatan pihak yang lebih lemah untuk berpendapat dan tidak memaksakan kehendak meskipun berkuasa. Jadi siapa yang baik dan siapa yang jahat?

Dalam pengertian yang penulis nukil dari KBBI dalam lingkup arti nomina (kata benda) dalam karya sastra untuk pengertian protagonis adalah tokoh utama dalam cerita rekaan. Sedangkan antagonis adalah tokoh dalam karya sastra yang merupakan penentang dari tokoh utama atau disebut juga tokoh lawan.

Pengalaman penulis sebagai guru di SDN Wonokerso 01 yang mengajar kelas empat, saat pembelajaran sastra anak dapat disimpulkan dari pendapat siswa satu kelas siswa memahami protagonis sebagai tokoh utama dan bersifat baik. Kebalikannya antagonis dianggap sebagai lawan dari tokoh utama dan bersifat buruk. Itu berlaku untuk semua cerita yang mereka pahami.

Hal paling utama dalam memahami suatu karya sastra anak adalah penanaman karakter pada siswa untuk memahami bahwa tokoh protagonis tidak selalu yang bersifat baik dan antagonis tidak selalu berperilaku buruk. Secara manusiawi setiap karakter memiliki dua sifat bertentangan baik dan buruk yang dapat berubah karena suatu sebab. Siswa ditekankan untuk tidak menghakimi suatu karakter tokoh cerita secara baik dan buruk saja, tetapi pada perilaku sang tokoh. Membedakan perilaku baik yang patut dicontoh dan perilaku tercela yang harus dijauhi dari tokoh apapun, baik protagonis maupun antagonis. (dj2/ton)

Guru di SDN Wonokerso 01 Kandeman, Batang

Terbaru

Tak Sepakat Omnibus Law, Uji Materi ke MK Lebih Tepat

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Aksi massa menolak Undang-Undang Omnibus Law patut diapresiasi karena itu hak warga negara. Tapi, akan lebih...

TKSK Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Warga Pesisir

RADARSEMARANG.ID, Demak - Para aktivis yang tergabung dalam Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Demak, Selasa (27/10/2020) kemarin, mendistribusikan bantuan paket sembako untuk 250...

PT Pos Patuhi Prokes Salurkan BST

RADARSEMARANG.ID, Demak - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang dilaksanakan PT Pos Indonesia Kabupaten Demak tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bantuan dari Kementerian Sosial...

Cek Suhu dan Rapid Test di 17 Rest Area

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polda Jateng memantau ketat setiap pengendara mobil yang melintasi ruas jalan tol dan masuk ke-17 rest area di wilayah Jateng. Bahkan,...

Sediakan Jaket Pelindung Diri Lengkapi Kepatuhan Prokes

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Patra Semarang Hotel & Convention membuat Jaket Pelindung Diri (JDP) untuk melengkapi protokol kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan. Hal ini untuk...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Masa Depan Pesantren

RADARSEMARANG.ID - Jika semua yang berasrama mendefinisikan dirinya sebagai pesantren, maka akan datang suatu masa di mana pesantren akan dianggap sama dengan lembaga pendidikan...

Random

Laboratorium di Jateng Sehari Bisa Periksa 6.000 Spesimen

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Laboratorium di Jateng kini bisa memeriksa lebih dari 5.000 spesimen dalam satu hari. Artinya, proses ditemukannya kasus baru lebih cepat ditangani,...

Pegang Tiga Kunci Mendidik Logika, Etika, Estetika

RADARSEMARANG.ID - Tugas guru tak sekadar menyampaikan materi pelajaran kepada anak didiknya. Tapi juga dituntut kreatif dan inovatif. Sehingga apa yang disampaikan bisa diterima...

Anak-Anak Dilatih Azan

RADARSEMARANG.ID, Magelang  - Tim Pengabdian Pada Masyarakat Terpadu (PPMT) Universitas Muhammadiyah Magelang menggelar pengabdian di Dusun Seneng Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan Kabupaten Magelang. Program...

Bisnis Dekorasi Pernikahan

RADARSEMARANG.ID, TAK lengkap rasanya sebuah resepsi pernikahan tanpa dekorasi. Selain lebih sedap dipandang, hiasan bisa menyemarakkan suasana pesta, dan momen bahagia itu tampil cantik...

Pembelajaran Bercerita yang Asyik dengan Metode Role Playing

RADARSEMARANG.ID, Bercerita menjadi salah satu aspek pembelajaran bahasa, termasuk pada mata pelajaran bahasa Jawa. Bercerita bagi sebagian besar orang sangat menyenangkan, karena bisa mengungkapkan...

Lainnya