Kenyamanan Belajar Online menjadi Penentu Efektivitas Kegiatan Pembelajaran

258
Oleh : Dwi Puji Muhayatun, S.Kom
Oleh : Dwi Puji Muhayatun, S.Kom

RADARSEMARANG.ID, Dalam perkembangan dunia pendidikan saat ini sudah akrab dengan istilah pembelajaran online. Ini menjadi semakin marak dalam beberapa bulan terakhir karena keadaannya memang peserta didik diharapkan belajar di rumah.

Untuk pembelajaran online di tingkat SMP pada umumnya memakai Google Classroom. Aplikasi ini cukup mudah dan membantu dalam proses pembelajaran. Dengan aplikasi ini Guru dapat memberikan materi dan tugas secara efektif. Model tugas yang diberikan sesuai dengan yang diinginkan oleh guru, baik berupa kuis atau tugas lain. Di sini Guru harus mampu memberi materi yang menarik dan tidak terlalu banyak di setiap pertemuan, agar peserta didik tidak merasa bosan dan terlalu berat dalam memahami materi yang disampaikan.

Faktor lain bisa datang dari peserta didik itu sendiri yaitu membangun mood untuk belajar dan respon terhadap gangguan sekitar yang dapat mengurangi kenyamanan belajar. Ditemui juga penyebab dari tidak lancarnya proses pembelajaran adalah faktor ketidakmampuan di bidang ekonomi. Utamanya dalam pengadaan handphone yang terkadang masih kurang memadai baik RAM atau memorinya. Juga kemampuan peserta didik dalam membeli kuota untuk mengikuti pembelajaran online.

Supaya peserta didik belajar lebih efektif dari rumah, maka perlu disiapkan beberapa hal sebelum pembelajaran dimulai. Di antaranya; 1) Membuat jadwal secara rutin. Biasanya dari sekolah sudah dibuatkan jadwal. Tetapi peserta didik bisa membuat jadwal belajar sendiri di luar jam KBM di sekolah. 2) Bijak dalam penggunaan internet. Sebaiknya menggunakan wifi karena jauh lebih murah dibandingkan membeli kuota tiap bulannya. Namun bila sudah memasang wifi, untuk berjaga-jaga belilah data seluler dengan paket terbaik dan kecepatan aksesnya tinggi. Ini sebagai solusi alternatif apabila tiba-tiba wifi tidak berfungsi secara baik. 3) Memanfaatkan berbagai aplikasi belajar untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. 4) Istirahat yang cukup, agar badan tetap sehat. 5) Keep in touch dengan teman, maksudnya mengajak teman untuk berdiskusi bersama via online. Jangan hanya video call untuk bercerita, namun manfaatkan ini demi meningkatkan pengetahuan. 6) Adanya private online, ini mungkin menghabiskan biaya, namun dampaknya sangat baik bagi peserta didik. Siswa bisa leluasa menanyakan hal-hal yang tidak dimengerti pada tutor. 7) Ruang belajar yang kondusif, dengan mempersiapkan ruangan yang nyaman untuk belajar dan jauhi tempat tidur saat mengikuti pembelajaran online. 8) Yang tidak kalah penting adalah mengadakan evaluasi belajar untuk mampu menerapkan teknik mempelajari materi dengan tepat, maka peserta didik pun dapat meraih prestasi lebih baik. Dibutuhkan pengevaluasian diri secara bertahap. 9) Adanya bantuan kuota atau pengadaan handphone dari pihak sekolah bagi peserta didik yang kurang mampu, maka akan meringankan beban orang tua.

Harapannya dari kenyamanan yang diciptakan peserta didik dengan dibantu juga dari pihak sekolah mampu menciptakan proses pembelajaran online yang efektif tanpa mengesampingkan mutu dan hasil yang akan didapatkan. Dengan adanya berbagai hambatan di lapangan yang dapat diatasi dengan solusi yang tepat. Baik guru maupun peserta didik dapat bekerja sama mewujudkan proses pembelajaran yang seimbang. Materi dapat tersampaikan dengan baik dan peserta didik mampu memahami dan mengerjakan tugas dengan lancar, sehingga tercapai hasil belajar yang maksimal. (igi2/ton)

Guru Informatika SMP Negeri 3 Salatiga