Pembelajaran Biografi Tokoh Meningkatkan Karakter Siswa

240
Oleh : Musripah, S.Pd.
Oleh : Musripah, S.Pd.

RADARSEMARANG.ID, Tiap orang mempunyai karakter yang berbeda–beda. Tidak ada seorangpun yang memiliki karakter yang sama antara individu satu dengan yang lainnya, walaupun orang itu kembar sekalipun. Kenapa itu terjadi karena karakter seseorang itu dipengaruhi oleh beberapa factor. Di antaranya: faktor keluarga, faktor lingkungan, dan masyarakat. Ketiga faktor tersebut sangatlah berpengaruh dalam pembentukan karakter seseorang siswa khususnya dan semua orang padahal umumnya. Sebagai contoh si anak dari keluarga yang tidak baik secara tidak langsung si anak tersebut, akan mempunyai pelaku/karakter yang tidak jauh dari orang tuanya.

Faktor yang kedua lingkungan, juga mempengaruhi karakter seorang anak sebagai contoh seorang anak dari keluarga baik, tetapi dia bertepat tinggal dilingkungan orang yang tidak baik. Maka lama kelamaan si anak tersebut akan meniru apa yang dia lihat/saksikan di lingkungan, demikian juga di masyarakat yang semakin luas dan kompleks. Siswa seusia anak SMA itu adalah masa si anak yang suka mengidolakan tokoh yang dia kagumi/yang dilihat atau yang dibaca (dalam biografi) untuk ditiru kemudian diterapkan dalam kehidupan sehari–hari sebagai bentuk simpati atau kekagumannya terhadap tokoh yang diidolakannya.

Pembelajaran biografi tokoh di SMA Semester 2, ternyata dapat meningkatkan karakter siswa (tentunya yang baik). Biografi adalah karangan/tulisan yang menceritakan kejadian–kejadian hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain mengenai perilaku/tindakan dalam hidupnya. Referensi sikap keseharian seorang tokoh dari keteladanan/panutan yang akan kita terapkan dalam kehidupan sehar– hari kita. Dalam pembelajaran biografi, kita akan mengetahui/menemukan hal–hal yang menarik dan yang patut diteladani dari tokoh tersebut, serta dapat mengambil hikmahnya untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari bagaimana tokoh tersebut menjadi orang yang berhasil dalam hidupnya. Sebagai contoh membaca biografi R.A Kartini, setelah kita membaca dari tokoh tersebut, pembaca/si anak akan mengetahui, memahami, kemudian meniru dari tokoh tersebut (karakternya yang pemberani, tegas dan lain–lain).

Melalui pembelajaran biografi tokoh tersebut, diharapkan para siswa menjadi terinspirasi akan kebaikan-kebaikan/kelebihan-kelebihan dari tokoh yang dipelajari untuk selanjutnya meniru untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian pembelajaran biografi tokoh dapat meningkatkan karakter seorang anak, menjadi sadar, (menggerakkan hatinya) yang pada akhirnya meniru/melakukan seperti yang dilakukan oleh tokoh biografi tersebut, (seperti perjuangannya bagaimana tokoh tersebut sampai dia menjadi sukses). (ips2/ton)

Guru SMA N 1 Bandar