alexametrics

Asyiknya Menghafal Huruf Hijaiyah sambil Bernyanyi

Baca Lainnya

KBM Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, MASIH ingat hari senin tanggal 16 Maret 2020 yang lalu, bahwa semua sekolah dari tingkat TK, SD,...

Belajar Berbagai Pekerjaan dengan Metode Project Based Learning

RADARSEMARANG.ID, KENAPA siswa ketika menerima pembelajaran sering mengantuk dan tidak menyenangkan, hal ini menjadi permasalahan banyak guru ketika melakukan...

GCR Mudahkan Supervisi di Masa Pandemi Covid-19

RADARSEMARANG.ID, PANDEMI Covid-19 berdampak pada semua bidang. Diantaranya, pada bidang pendidikan membuat model pembelajaran berubah dari tatap muka menjadi...

RADARSEMARANG.ID, Belajar membaca Alquran diperintahkan Allah sejak diturunkannya wahyu yang pertama kepada Nabi Muhammad SAW, yaitu surat Al Alaq ayat 1 yang artinya “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan”. Mempelajari Alquran hukumnya wajib bagi umat Islam, karena banyak keutamaan bagi orang yang mempelajari Alquran. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW. “Bacalah Alquran karena sesungguhnya dia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat kepada orang yang membacanya” (HR.Muslim).

Untuk dapat membaca Alquran terlebih dahulu harus memahami huruf dan tanda baca Alquran. Proses pengenalan huruf hijaiyah dilakukan melalui pendidikan formal maupun nonformal. Dalam pendidikan formal, pengenalan huruf hijaiyah dimulai pada jenjang Sekolah Dasar (SD) melalui mata pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (PAI dan BP).

Dalam mata pelajaran PAI dan BP materi pengenalan huruf hijaiyah dan tanda baca Alquran diajarkan di kelas I semester 1. Dalam mengajarkan materi ini kepada siswa kelas I harus diciptakan suasana yang menyenangkan sesuai dengan dunia anak-anak, agar ketika anak belajar merasa senang dan tidak terbebani oleh materi pelajaran. Salah satu kegiatan yang disukai anak-anak adalah bernyanyi. Penulis sebagai guru PAI dan BP mencoba menerapkan cara ini pada siswa kelas I SDN 2 Patukangan Kendal, untuk mengajarkan materi mengenal huruf hijaiyah dan tanda baca Alquran.

Dalam pembelajaran ini guru mengajak siswa untuk menyanyikan lagu yang sudah dikenal dan dihafal oleh siswa. Kemudian guru mengubah syair lagu dengan nama-nama huruf hijaiyah mulai dari huruf alif sampai ya’.

Sebagai contoh untuk mengenalkan nama-nama huruf hijaiyah guru mengubah syair lagu “Naik-naik ke Puncak Gunung” menjadi “Ayo kawan kita belajar, membaca huruf hijaiyah 2x, alif ba ta ṣa jim ḥa kho, dal zal ra za sin syin ṡad ḍad, ṭa ẓa ain gain, fa qaf kaf lam mim, nun wau ha lam alif hamzah ya“. Guru memberi contoh cara menyanyikan bait demi bait, siswa menirukan cara pengucapan huruf hijaiyah.

Kemudian untuk mengenalkan tanda baca Alquran (harakat) guru mengubah syair lagu “Balonku Ada Lima” menjadi “Tanda baca Alquran ada 5 macamnya, fathah kasrah dan dumah, sukun tasydid namanya, alif fathah dibaca a, alif kasrah dibaca i, alif dumah dibaca u, semua jadi a i u”. Lagu bisa dilanjutkan dengan mengganti huruf yang dibaca dengan huruf yang selanjutnya. Kegiatan ini akan semakin asyik bila siswa dibagi menjadi beberapa kelompok, dan tiap kelompok menyanyikan lagu secara bergantian dan bersambung dengan huruf yang berbeda sesuai yang disebutkan oleh guru. Setelah siswa hafal nama-nama huruf hijaiyah, guru memperjelas pemahaman siswa dengan menunjukkan bentuk huruf hijayah menggunakan kartu huruf. Sehingga siswa tidak hanya bisa menyebutkan namanya, tapi juga bisa menunjukkan bentuknya.

Dari pembelajaran yang diterapkan di SDN 2 Patukangan ini, siswa mengikutinya dengan semangat dan ceria. Siswa menerima materi pelajaran tanpa merasa terbebani oleh materi. Pembelajaran dengan bernyanyi ini dapat juga diterapkan pada materi yang lain. Jadi untuk mencapai tujuan pembelajaran guru harus menciptakan suasana yang menyenangkan, sehingga siswa dapat menerima materi yang diajarkan dengan hati yang senang. (dar2/ton)

Guru PAI dan BP SDN 2 Patukangan Kendal

Terbaru

Tak Sepakat Omnibus Law, Uji Materi ke MK Lebih Tepat

RADARSEMARANG.ID, JAKARTA - Aksi massa menolak Undang-Undang Omnibus Law patut diapresiasi karena itu hak warga negara. Tapi, akan lebih...

TKSK Bagikan Masker dan Hand Sanitizer untuk Warga Pesisir

RADARSEMARANG.ID, Demak - Para aktivis yang tergabung dalam Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Demak, Selasa (27/10/2020) kemarin, mendistribusikan bantuan paket sembako untuk 250...

PT Pos Patuhi Prokes Salurkan BST

RADARSEMARANG.ID, Demak - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) yang dilaksanakan PT Pos Indonesia Kabupaten Demak tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Bantuan dari Kementerian Sosial...

Cek Suhu dan Rapid Test di 17 Rest Area

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polda Jateng memantau ketat setiap pengendara mobil yang melintasi ruas jalan tol dan masuk ke-17 rest area di wilayah Jateng. Bahkan,...

Sediakan Jaket Pelindung Diri Lengkapi Kepatuhan Prokes

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Patra Semarang Hotel & Convention membuat Jaket Pelindung Diri (JDP) untuk melengkapi protokol kesehatan (Prokes) yang telah ditetapkan. Hal ini untuk...

Populer

Sabar atas Cobaan, Tafsir Surah Al-Baqoroh 153-157

“YĀ ayyuhallażīna āmanusta'īnụ biṣ-ṣabri waṣ-ṣalāh, innallāha ma'aṣ-ṣābirīn (Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar) (QS Al...

Pendaftaran Banpres UMKM Diperpanjang

RADARSEMARANG.ID, Pekalongan – Pemerintah memperpanjang waktu pendaftaran Bantuan Presiden (Banpres) Program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Pendaftaran  tahap II dibuka hingga akhir November 2020....

Bangga Menjadi Agen Koran

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Saat didatangi, Nuriyanto tengah sibuk menyiapkan laporan akhir bulan penjualan koran. Rumahnya di Jalan Gaharu Utara 74 A, Kelurahan Srondol Wetan...

Wanita Perlu Berkarir

RADARSEMARANG.ID, Wanita perlu berkarir. Itu bukan tabu. Setidaknya itu yang dijalani Anis Setyaningrum saat ini. Anis - sapaan akrabnya—mengatakan, jika era emansipasi wanita haruslah...

Masa Depan Pesantren

RADARSEMARANG.ID - Jika semua yang berasrama mendefinisikan dirinya sebagai pesantren, maka akan datang suatu masa di mana pesantren akan dianggap sama dengan lembaga pendidikan...

Random

Penyidikan Kasus Kospin Dinilai Lamban

RADARSEMARANG.ID, BATANG - Setelah melaporkan direktur Kospin Sejahtera Limpung Mulyanto ke Polres Batang, nasabah yang menjadi korban mempertanyakan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP)...

Ciptakan Ruang Belajar Menyenangkan bagi Anak dan Orang Tua

RADARSEMARANG.ID, Sebelumnya, Fitri Maryunani bergabung di Paguyuban Peduli Penyandang Disabilitas (P3D). Kini ia memiliki ruang difabel khusus Cerebral Palsy atau kelumpuhan otak. Namanya Semar...

Kirab Minyak Jamas Tandai Grebeg Besar

RADARSEMARANG.ID, DEMAK - Perayaan Grebeg Besar di Demak kemarin ditandai dengan penjamasan pusaka Kutang Ontokusumo dan Keris Kiai Carubuk milik Kanjeng Sunan Kalijaga di...

Dewan Catat 37 Toko Modern Langgar Perda

RADARSEMARANG.ID, KAJEN – Marak, toko modern beroperasi tanpa mengantongi izin dan melanggar perda di Kabupaten Pekalongan. Terbukti, dari hasil inspeksi mendadak (sidak) Komisi A dan...

Lainnya