alexametrics


Mengidentifikasi Kehidupan Sosial Budaya dengan Snowball Throwing

Rekomendasi

Menarik

RADARSEMARANG.ID, Mengajar di tingkat SD memerlukan stimulan yang besar dengan berbagai variasi pendekatan. Seorang siswa dapat dinyatakan berhasil dalam suatu proses jika siswa tersebut dapat mencapai nilai ketuntasan minimal yang telah ditetapkan.

Dalam pembelajaran muatan pembelajaran IPS kompetensi dasar Mengidentifikasi Karakteristik Geografis dan Kehidupan Sosial Budaya Negara ASEAN bagi siswa kelas VIA Semester I SD Pleburan 03 Semarang, siswa kesulitan ketika harus menceritakan kondisi geogrfis dan kehidupan sosial budaya negara ASEAN. Dari hasil analisi, nilai rata-rata hasil tes formatif rendah,dibuktikan dengan persentase ketuntasan hanya 36% dan siswa yang tuntas hanya ada 14 orang dari 38 siswa

Berdasarkan fakta tersebut disimpulkan bahwa pembelajaran tidak efektif dan perlu segera adanya perbaikan ataupun inovasi. Peneliti mencoba memperbaiki pembelajaran menjadi menarik, inovatif, kooperatif dan bermakna bagi siswa melalui model pembelajaran snowball throwing.

Model snowball throwing merupakan salah satu model pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pembelajaran kontekstual (CTL). Snowball throwing menurut Suprijono, (2011: 8) asal katanya berarti ‘bola salju bergulir’ dapat diartikan sebagai model pembelajaran dengan menggunakan bola yang berisi pertanyaan terbuat dari kertas yang digulung bulat berbentuk bola kemudian dilemparkan di antara sesama anggota kelompok. Pendekatan yang digunakan memadukan pendekatan komunikatif, integratif, dan keterampilan proses.

Kegiatan melempar bola pertanyaan ini akan membuat kelompok menjadi dinamis karena siswa tidak hanya berpikir, menulis, bertanya, atau berbicara. Siswa juga melakukan aktivitas fisik yaitu menggulung kertas dan melemparkan gulungan kertas pada siswa lain. Dengan demikian, tiap anggota kelompok akan mempersiapkan diri ketika gilirannya harus dapat menjawab pertanyaan dari temannya.

Dalam metode snowball throwing, guru berusaha memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan ketrampilan, menyimpulkan isi berita atau informasi yang mereka peroleh dalam konteks nyata dan situasi yang kompleks. Guru juga memberikan pengalaman kepada siswa melalui pembelajaran terpadu dengan menggunakan proses yang saling berkaitan dalam situasi dan konteks komunikasi alamiah baik sosial, sains, hitungan dan lingkungan pergaulan

Untuk mempermudah pelaksanaan metode ini maka, dibentuk kelompok yang diwakili ketua kelompok untuk mendapat tugas dari guru. Masing-masing siswa membuat pertanyaan yang dibentuk seperti bola (kertas pertanyaan) lalu dilempar ke siswa lain. Lantas masing-masing siswa menjawab pertanyaan dari bola yang diperoleh.

Setelah dilakukan proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran snowball throwing, aktivitas siswa lebih baik dibandingkan dengan proses pembelajaran hanya menggunakan metode ceramah. Aktivitas siswa yang baik berbanding lurus dengan hasil pembelajaran siswa khususnya nilai pengetahuan.

Model pembelajaran snowball throwing dapat dijadikan bahan acuan dalam pelaksanaan pembelajaran mata pelajaran yang lain. Selain itu guru perlu menambah wawasan tentang teori belajar dan model-model pembelajaran yang inovatif juga melatih keterampilan proses dan keterampilan kooperatif kepada siswa agar siswa mampu menemukan sendiri fakta serta dapat memberikan pengalaman secara langsung. (ips2/ton)

Guru Kelas SDN Pleburan 03 Semarang

Terbaru

Populer