Meningkatkan Penguasaan Kosakata Bahasa Inggris

207
Oleh : Hasyim As’ari, S.Pd
Oleh : Hasyim As’ari, S.Pd

RADARSEMARANG.ID, KEMAMPUAN berbahasa seseorang memiliki peranan yang sangat vital, dikarenakan hanya dengan bahasa seseorang dapat berkomunikasi dengan orang lain dengan cara mengirimkan pesan, ide ataupun gagasan melalui kata dan kalimat. Untuk memahami kalimat-kalimat dalam Bahasa Inggris, diperlukan perbendaharaan kosakata Bahasa inggris yang cukup. Bahkan penguasaan kosakata dalam Bahasa Inggris lebih penting daripada penguasaan tata bahasanya. Dellar dan Hocking (dalam Thornbury, 2002:13) mengatakan ;”Jika anda mempelajari tata bahasa sepanjang waktu, Bahasa Inggris anda tidak akan begitu mengalami peningkatan. Bahasa Inggris anda akan meningkat jika anda mempelajari lebih banyak kosa kata dan ungkapan. Dalam berbicara anda hanya butuh sedikit tata bahasa. Tapi anda bisa mengatakan apapun dari kosakata.”

Mempelajari suatu suatu bahasa tidak terlepas dari mempelajari kosakata yang membentuk bahasa itu sendiri, Hornby (2001:1331) mengatakan bahwa kosakata adalah sebuah daftar kata-kata dalam sebuah bahasa dengan maknanya sekaligus. Dari penyataan itu bahwa kosakata merupakan elemen dasar yang penting dari sebuah bahasa.

Seseorang dikatakan berhasil dalam mempelajari sebuah bahasa asing, jika ia memiliki perbendaharaan kata yang cukup. Maka, mempelajari kosakata saja tanpa mampu mengingatnya untuk dimanfaatkan dimasa mendatang tentu sia-sia saja. Karena itu Thornbury (2002:23) menambahkan: “siswa tidak hanya perlu mempelajari banyak kosakata tetapi juga harus mempelajari bagaimana untuk mengingatnya.” Namun untuk mengingat kosakata yang telah dipelajari untuk dipergunakan lagi dimasa mendatang tidak selalu mudah dilakukan.

Biasanya kosakata dipelajari dengan cara membuka kamus kemudian menuliskan arti dari kata-kata tersbut dalam buku catatan. Dalam jangka waktu pendek, siswa masih bisa mengingat arti sebuah kata atau membuka catatan untuk menemukan arti dari sebuah kata jika kosakata tersebut muncul dalam sebuah bacaan. Namun untuk waktu yang panjang siswa tidak lagi ingat arti dari kata tersebut. Diperlukan metode yang baru agar siswa memiliki hafalan yang kuat sehingga kosakata yang telah dipelajari akan terus diingat.

Menguasai kosakata bukanlah suatu hal yang mudah. Berapapun kita pelajari akan mudah kita lupakan dalam waktu yang singkat. Terlebih lagi jika kita tidak mempraktekkan apa yang telah kita pelajari. Beberapa penelitian mengungkapkan hal-hal yang perlu dilakukan agar kosakata yang telah dipelajari terus diingat, diantaranya: Pengulangan, jika sebuah kata diulang beberapa kali dalam satu bacaan, bisa dipastikan bahwa kata itu akan lebih diingat daripada kata yang lain.
Gunakan, selalu gunakan kosakata yang telah dipelajari. Penggunaan kata itu bisa dalam penulisan kalimat atau menggunakannya ketika berbicara.
Menggambarkan, cara terbaik menggunakan kosakata adalah dengan menggambarkan dalam pikiran. Sebuah penelitian menunjukan bahwa kata yang mudah digambarkan secara mental lebih mudah diingat daripada kata yang sulit digambarkan.

Motivasi, hanya dengan keinginan untuk mempelajari kosakata tidak berarti kosakata itu dengan mudah unruk diingat. Motivasi memungkinkan seseorang pembelajar untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk mengulang dan mempraktekkan apa yang telah dipelajari.
Perhatian, kata yang lebih memicu respon emosional akan lebih mudah diingat daripada kata yang tidak memicu respon emosional.

Dari uraian di atas diharapkan bahwa diperlukan metode yang tepat yang dapat digunakan guru dalam meningkatkan penguasaan kosakata Bahasa Inggris yang selama ini masih menjadi momok bagi peserta didik, dan tentunya dengan menggunakan metode metode lain yang relevan sehingga tumbuh semangat dan motivasi peserta didik dalam meningkatkan penguasaan kosakata. Seperti yang diterapkan di SMPN 3 Kandangserang, Kabupaten Pekalongan. (ips2/zal)

Guru Bahasa Inggris SMPN 3 Kandangserang, Kabupaten Pekalongan