Teks Deskripsi Berorientasi HOTS dengan Discovery Learning

232
Oleh: Rumeintan Dwi Rahajeng, S.Pd.
Oleh: Rumeintan Dwi Rahajeng, S.Pd.

RADARSEMARANG.ID, Di era global dimana hubungan antar negara semakin luas, bahasa asing khususnya bahasa inggris semakin penting. Oleh karena itu memperdalam serta meningkatkan kemampuan berbahasa inggris merupakan suatu keharusan. Karena dengan kemampuan berbahasa inggris yang baik kita dapat berkomunikasi dengan orang – orang dari penjuru dunia serta bisa membantu untuk pengembangan diri.

Pengajaran bahasa Inggris di SMP Negeri 42 Semarang berfungsi sebagai alat pengembangan diri siswa dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Setelah menamatkan studi, mereka diharapkan dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu yang cerdas,terampil dan berkepribadian serta siap berperan dalam pembangunan nasional.

Pengajaran bahasa Inggris di SMP meliputi empat ketrampilan yaitu mendengar (listening), berbicara (speaking), membaca (reading) dan menulis (writing). Keempat unsur bahasa tersebut didukung oleh unsur-unsur bahasa yang lainnya , seperti kosakata (vocabulary), tata bahasa (grammar ), dan pengucapan (pronounciation). Sesuai dengan tema sebagai alat pencapai tujuan.

Guru sebagai fasilitator harus dapat mengondisikan siswa agar lebih banyak belajar dan menemukan sendiri, mengembangkan kreativitas, dan memecahkan masalah yang dihadapi, dengan kata lain mampu mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau dikenal dengan Higher Order Thinking Skill (HOTS).

Pembelajaran teks deskripsi yang penulis lakukan dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning yaitu untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam melakukan transfer knowledge. Setelah membaca, meringkas, dan mendiskusikan deskripsi, siswa tidak hanya memahami konsep teks deskripsi dan bagaimana struktur serta ciri kebahasaan teks deskripsi (pengetahuan prosedural), tetapi juga memahami konsep teks deskripsi. Pemahaman ini menjadi dasar siswa dalam menguasai indikator selanjutnya yaitu, menyusun ulang teks-teks deskriptif tulis terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan teks dengan deskripsi orang, binatang, dan benda, sangat pendek dan sederhana, sesuai dengan konteks penggunaannya.

Menurut (Wardiman : 2008) Teks deskripsi adalah salah satu teks fungsional yang cukup sulit dipelajari oleh siswa. Teks deskripsi adalah sebuah teks yang mendeskripsikan bagian-bagian seseorang, sesuatu, dan tempat tertentu. Dalam pengertian teks deskripsi, para siswa di harapkan agar mampu untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam mengekspresikan arti dan berbicara didepan kelas dengan teks yang mudah dan menggunakan variasi kebahasaan secara akurat, fasih, dan sesuai konteks dalam kehidupan sehari-hari agar dapat berinteraksi satu sama lain.

Pada pembelajaran dengan mengembangkan keterampilan berpikir tingkat tinggi atau dikenal dengan HOTS, guru memberi penjelasan sekilas tentang apa, bagaimana, mengapa, dan manfaat belajar berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi /HOTS). Pemahaman dan kesadaran akan pentingnya HOTS dapat membuat siswa termotivasi untuk mengikuti pembelajaran. Selain itu, kesadaran bahwa belajar bukan sekadar menghafal teori dan konsep akan membuat siswa mau belajar dengan HOTS.

Pembelajaran berorientasi HOTS dengan menerapkan model pembelajaran discovery learning meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis. Hal ini dapat dilihat dari tingkat partisipasi siswa dalam bertanya, menanggapi topik yang dibahas, juga upaya untuk menemukan sendiri sesuatu yang baru dalam pembelajaran.

Dengan pembelajaran teks deskriptif berorientasi HOTS dengan menerapkan discovery learning ini, pemahaman siswa tentang konsep teks deskripsi benar-benar dibangun oleh siswa melalui pengamatan dan diskusi yang menuntut kemampuan siswa berpikir kritis. (gm2/aro)

Guru Bahasa Inggris SMP Negeri 42 Semarang