Tingkatkan Hasil Belajar Bahasa Indonesia dengan Gambar Berseri

150
Oleh : Arinta Dhamayanti S.Pd.SD
Oleh : Santi Suhartanti S.Pd.SD

RADARSEMARANG.ID, DITINJAU dari fungsi bahasa pada umumnya, tujuan pengajaran bahasa Indonesia ditekankan pada segi keterampilan berbahasa, di antaranya keterampilan mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis. Sering jumpa ada anak, mampu bercerita lancar, membaca juga, namun belum tentu setiap anak dapat menulis dengan rajin dan benar. Tanpa memiliki kemampuan menulis, akan mengalami kesulitan dalam membuat karangan.

Terutama pada pembelajaran mapel bahasa Indonesia kelas III semester 2 SDN 2 Nolokerto KD 8.1 menulis karangan sederhana berdasarkan gambar berseri menggunakan pilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital dan tanda titik. Terbukti dari 36 siswa yang mengikuti penilaian harian, sebanyak 18 siswa (50 persen) belum tuntas, dan sisanya sebanyak 18 siswa (50 persen) sudah melampaui kriteria ketuntasan minimal (KKM). Kemampuan siswa dalam menulis karangan masih sangat rendah, karena siswa sangat kurang memahami penulisan dengan ejaan, huruf kapital dan tanda titik. Pada waktu pembelajaran bahasa Indonesia, masih banyak siswa yang berbicara sendiri, pasif dan tidak fokus. Tetapi ada juga sebagian anak yang aktif dan berpatisipasi dalam pembelajaran. Untuk meningkatkan proses dan hasil belajar bahasa Indonesia, maka guru mencari alternatif pemecahan masalah yaitu dengan menggunakan media yang dapat menyenangkan, berpusat pada siswa, untuk berpikir aktif, kreatif dan inovatif, sehingga tercipta pembelajaran yang bermakna.

Menurut Sapari (dalam Hasnindah, 2011:8) mengemukakan bahwa media gambar berseri merupakan serangkaian gambar yang terdiri atas dua hingga enam gambar yang menceritakan satu kesatuan cerita yang dapat dijadikan alur pemikiran siswa dalam mengarang, setiap gambar dapat dijadikan paragraf. Salah satu keunggulan media gambar berseri adalah memudahkan siswa dalam menulis karangan.

Adapun langkah–langkah menulis karangan dengan menggunakan media gambar berseri sebagai berikut, pertama, guru menyampaikan materi KD 8.1 menulis karangan sederhana berdasarkan gambar berseri menggunakan pilihan kata dan kalimat yang tepat dengan memperhatikan penggunaan ejaan, huruf kapital, dan tanda titik atau memberi tugas mempelajari materi. Kedua, guru memperlihatkan media pembelajaran berupa gambar berseri. Ketiga, guru membagi siswa dalam kelompok diskusi, dengan diberikan peraga berupa gambar berseri yang berbeda untuk dirangkai menjadi sebuah karangan. Keempat, guru memberikan kepada kelompok yang kesulitan. Kelima, masing–masing kelompok mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas, kelompok yang lain mengamati dan menyanggah atau memberi saran, serta memberikan applause berupa tepuk tangan sehingga pembelajaran menjadi aktif dan menyenangkan. Keenam, guru memberikan reward bagi kelompok yang sudah mempresentasikan hasil diskusinya berupa bintang.

Melalui penggunaan media gambar berseri siswa lebih aktif dalam pembelajaran dan berlangsung menyenangkan. Diskusi kelompok menjadi lebih hidup karena terjadi perdebatan bila ada kelompok yang salah merangkai gambar berseri tersebut. Hal ini meningkatkan hasil belajar siswa, terbukti setelah dilaksanakan evaluasi terjadi peningkatan perolehan yang signifikan dengan ketuntasan klasikal 100 persen, berarti seluruh siswa telah mencapai ketuntasan. (on1/ida)

Guru SDN 2 Nolokerto Kaliwungu Kendal